Berita

Presiden Xi Jinping/Net

Dunia

Menang Berantas Kemiskinan Ekstrem, Xi Jinping: China Ciptakan Keajaiban Lain Dalam Sejarah

JUMAT, 26 FEBRUARI 2021 | 07:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden China Xi Jinping mengumumkan keberhasilan negaranya melakukan pemberantasan kemiskinan ekstrem pada konferensi penghargaan nasional yang diadakan di Beijing, Kamis (25/2) waktu setempat.

Xi mengatakan, dengan diraihnya pencapaian tersebut China telah menciptakan ‘keajaiban’ lain yang akan tercatat dalam sejarah.

“Mengentaskan kemiskinan bukanlah garis akhir, tapi titik awal dari kehidupan baru dan usaha baru,” ujarnya, seperti dikutip dari CGTN, Kamis (25/2).


Xi pertama kali mengajukan konsep ‘pengentasan kemiskinan yang ditargetkan’ pada November 2013, selama kunjungan inspeksinya ke Provinsi Hunan, China tengah.

“Partai Komunis China (PKC) telah bekerja untuk meningkatkan mata pencaharian masyarakat sejak didirikan, dan Komite Sentral PKC telah menjaga pengentasan kemiskinan pada posisi penting dalam pemerintahan negara selama delapan tahun terakhir,” kata Xi.

Lebih dari 10 juta orang miskin dientaskan dari kemiskinan rata-rata setiap tahun sejak Kongres Nasional PKC ke-18 pada tahun 2012, seperti dilaporkan CGTN.

Selama delapan tahun ini, 98,99 juta penduduk pedesaan miskin yang hidup di bawah garis kemiskinan saat ini telah terangkat dari kemiskinan. Sebanyak 832 kabupaten dengan angka kemiskinan tinggi dan 128.000 desa tertinggal telah dihapus dari daftar kemiskinan.

“Selain itu, 770 juta penduduk pedesaan telah melepaskan diri dari kemiskinan sejak awal reformasi dan keterbukaan, lebih dari 40 tahun lalu jika dihitung sesuai dengan garis kemiskinan saat ini,” kata Xi.

Meninjau upaya China selama delapan tahun terakhir, Xi mengatakan negara itu secara total menginvestasikan dana fiskal hampir 1,6 triliun yuan (sekitar 246 miliar dolar AS) ke dalam program pengentasan kemiskinan. China juga telah mengadopsi strategi pengentasan kemiskinan yang ditargetkan, berjuang untuk memberantas kemiskinan melalui pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Xi juga memberikan penghargaan kepada sejumlah orang yang terlibat dalam program pengentasan kemiskinan di China, termasuk kepada mereka yang telah meninggal dunia.

“Lebih dari 1.800 pekerja kehilangan nyawa, mereka telah berjuang untuk pengentasan kemiskinan di negara itu,” ujar Xi.

Xi mencatat, China memenuhi target pengentasan kemiskinan yang ditetapkan dalam Agenda PBB 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan 10 tahun lebih cepat dari jadwal. Menurut garis kemiskinan internasional Bank Dunia, jumlah orang China yang terangkat dari kemiskinan selama 40 tahun terakhir berjumlah lebih dari 70 persen dari total global.

“Negara ini telah menciptakan ‘China Example’ dalam pengurangan kemiskinan dan memberikan kontribusi besar bagi pengentasan kemiskinan global,” katanya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya