Berita

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Arifin/RMOL

Nusantara

Terbukti Langgar PPKM, Kafe Lokasi Penembakan Di Cengkareng Ditutup Satpol PP DKI

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 | 16:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Insiden penembakan yang dilakukan oknum anggota kepolisian membuat akal-akalan pengelola kafe di Cengkareng, Jakarta Barat, yang menjadi tempat kejadian perkara ikut terbongkar.

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Arifin, kafe tersebut melakukan pelanggaran jam operasional. Karena selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, kafe hanya diperbolehkan buka sampai pukul 21.00 WIB.

"Jelas itu ada pelanggaran jam operasional," kata Arifin saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (25/2), dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.


Atas kejadian ini, Satpol PP DKI Jakarta akan melakukan langkah tegas kepada pengelola kafe berupa penutupan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Intinya kita akan melakukan tindakan tegas bagi mereka yang melakukan pelanggaran," kata anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

Arifin mencurigai adanya upaya dari pihak pengelola kafe untuk mengelabui aparat agar bisa beroperasi lebih panjang dari ketentuan PPKM

"Mereka berupaya untuk melanggar sampai tengah malam, bahkan dini hari. Untuk cara tadi yang saya katakan untuk mengelabui aparat. Jadi dari luar tidak terlihat, tapi di dalam ada aktivitas," pungkas Arifin.

Peristiwa penembakan di cafe tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Tiga orang tewas tertembak dan satu orang terluka dalam insiden tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya