Berita

Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer/Net

Politik

Kerumunan HRS Beda Dengan Jokowi, Relawan Minta Fadli Zon Stop Statement Negatif Ke Presiden

RABU, 24 FEBRUARI 2021 | 18:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kelompok relawan Jokowi Mania (Joman) menyesalkan pernyataan anggota DPR Partai Gerindra, Fadli Zon tentang kerumunan rakyat saat Presiden Joko Widodo meresmikan bendungan untuk food estate di Maumere, NTT.

Apalagi pernyataan itu membandingkan aksi kerumunan yang sama dengan kedatangan Habib M. Rizieq Shihab beberapa waktu yang lalu.

Ketua Joman, Immanuel Ebenezer mengatakan, pernyataan Fadli selalu politis jika bicara terkait Presiden Jokowi. Harusnya, Fadli bisa melihat kehadiran rakyat di Maumere adalah spontanitas.


"Tidak ada seruan, tidak ada persiapan. Tidak ada mobilisasi," kata aktivis 98 ini kepada wartawan, Rabu (24/2).

Noel biasa dia disapa menambahkan, ini berbeda dengan kehadiran ribuan eks FPI yang menjemput HRS Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta.

Saat itu, kata Noel, ada kampanye di medsos, selebaran yang menyerukan agar massa eks FPI untuk hadir.

"Persiapan FPI matang. Kampanye beredar luas. Jadi beda dong dengan spontanitas rakyat yang hadir di food estate Maumere," ucap Noel.

Dirinya berharap agar Fadli Zon stop berkomentar yang tidak baik tentang Presiden Jokowi. Apalagi Partai Gerindra sudah masuk kabinet dan menjadi partai pendukung pemerintah.

Terakhir, Noel juga meminta Fadli Zon untuk melakukan kritik yang elegan dan cerdas yang bersifat konstruktif plus membangun.

"Kehadiran rakyat benar-benar spontan. Tidak ada mobilisasi. Mereka hadir karena mencintai Presiden," tukasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya