Berita

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Anggawira/Net

Kesehatan

HIPMI: Program Vaksin Mandiri Bagus Untuk Percepat Tercapainya Herd Immunity

SELASA, 23 FEBRUARI 2021 | 15:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan pemerintah tengah mengupayakan ketersediaan 20 juta vaksin Covid-19 untuk kategori mandiri.

Program vaksin mandiri ini berbeda dengan vaksin gratis, di mana dalam vaksin mandiri pengusaha melakukan pengadaan dan dibagikan secara gratis bagi karyawan atau pegawai.

Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Anggawira menyatakan, pihaknya mendukung langkah Erick Thohir sebagai pelengkap dalam rangka mempercepat tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok untuk segera mengakhiri pandemi virus corona.


“Bagus, kita mendukung yang penting ketersediaan vaksin mandiri, firm deadline deliveriable itu perlu dipastikan, kemudian perlu di clearkan mekanisme menjalankan vaksinasinya nanti seperti apa perlu disampaikan,” kata Anggawira, Selasa (23/2).

Anggawira menambahkan, selain dapat memaksimalkan terwujudnya herd immunity, berakhirnya masa pandemi otomatis dapat mempercepat laju pemulihan ekonomi nasional, pengusaha juga dapat bergerak menjalankan roda bisnisnya.

“Pasti dong kalau udah divaksin segala macam ada timbul kepercayaan diri dan keberanian juga karena ini gak bisa-bisa bergerak kalau hal tersebut belum terdeliver,” ujarnya.

Menurutnya, para pengusaha menunggu kepastian ketersediaan vaksin mandiri, mekanisme, serta peraturan untuk melakukan vaksinasi bagi para karyawan. Agar tidak timbul menimbulkan kerancuan dikemudian hari.

“Mekanisme vaksinasinya harus di clearkan agar tidak menimbulkan dampak-dampak yang diluar kontrol,” pungkasnya.

Sebelumnya, Erick Thohir menegaskan program vaksinasi yang dilakukan pemerintah yakni vaksin gratis maupun kolaborasi bersama dengan kalangan pengusaha yang diberikan secara gratis untuk seluruh kalangan masyarakat.

Kedua program ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan vaksin untuk 70 persen penduduk hingga Februari 2022 mendatang. Angka tersebut merupakan target untuk mencapai imunitas kelompok (herd immunity).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya