Berita

Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Nusantara

Golkar Jakarta Disarankan Putar Ulang Pernyataan Jokowi Soal Banjir

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 09:18 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Politisi Golkar di DPRD DKI Jakarta disarankan untuk memutar kembali pernyataan-pernyataan yang pernah disampaikan Joko Widodo mengenai fenomena banjir di ibukota.

Dalam berbagai pernyataan yang pernah disampaikan saat menjadi Gubernur DKI Jakarta, Jokowi yang kini adalah Presiden RI kerap mengatakan bahwa penanganan banjir di Jakarta menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Karena itu, menurut Jokowi penanganan banjir, juga kemacetan, akan lebh mudah dilakukan bila dirinya menjadi presiden.

“Anggota DPRD ini harusnya tanya ke Pak Jokowi terkait 13 sungai yang ada di Jakarta. Ke-13 sungai itu kan kewenangan pemerintah pusat. Jika ada kewenangan maka disitu juga ada tanggung jawab,” ujar Kordinator Kolaborasi Warga Jakarta (KWJ) Andi Sinulingga dalam perbincangan dengan redaksi Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu.


Andi Sinulingga secara khusus menyoroti pernyataan yang disampaikan Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira, mengenai penanganan banjir.

“Jadi soal sungai-sungai di jakarta itu tanggung jawab pemerintah pusat. Dua waduk di Bogor yang molor dua tahun penyelesaiannya juga tanggung jawab pemerintah pusat,” sambungnya sambil menyarankan agar anggota DPRD Jakarta memutar kembali ucapan-ucapan Jokowi soal banjir Jakarta.

Di sisi lain, Andi Sinulingga juga menyoroti inkonsistensi anggota DPRD terkait penanganan banjir.

“Tiga tahu sudah berjalan anggara tidak pernah terdengar ada rapat yang seru di DPRD terkait anggaran banjir. Yang terdengar malah persoalan uang pokir. Begitu banjir baru sibuk ngomong,” ujarnya.

“Entar lihat saja kalau banjir reda dan masuk pembahasan anggaran lagi, seberapa krusial perdebatan mereka terkait masalah banjir Jakarta,” demikian Andi Sinulingga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya