Berita

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengunjungi wilayah Kabupaten Poso/Ist

Presisi

Kunjungi Poso, Kapolri Minta Satgas Mandago Raya Putus Jalur Informasi Dan Logistik MIT Pimpinan Ali Kalora

SENIN, 22 FEBRUARI 2021 | 04:35 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengunjungi wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Sabtu (20/2).

Kedatangan keduanya untuk memberikan pengarahan kepada anggota Satgas Madago Raya tentang pentingnya sinergitas antara TNI-Polri dalam menjalankan tugas.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, saat ini personel Satgas Madago Raya dalam operasi pengejaran MIT Poso cukup banyak.


Sehingga diperlukan koordinasi, komunikasi dan kolaborasi serta disiplin tempur.

"Kita juga harus mampu menunjukkan kepada masyarakat bahwa negara hadir untuk memberikan kemanan bagi mereka," ujar Marsekal Hadi.

Sementara Jenderal Listyo dalam arahannya menjelaskan, kehadiran keduanya untuk memberikan motifasi dan semangat kepada personel Satgas Madago Raya.

Dia menjelaskan, kelompok MIT Poso masih memerlukan dua hal, yakni jalur informasi dan jalur logistik.

Untuk itu, Satgas Madago Raya harus mampu mendalami dua hal tersebut guna memutus pergerakan mereka.

"Personel Satgas harus memiliki analisa yang tinggi untuk menentukan mana jalur yang sering mereka gunakan dalam pergerakan mereka, untuk itu kalian harus lebih mengenali medan,” ungkapnya.

Kabupaten Poso merupakan wilayah operasi Satgas Madago Raya pengejaran kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora.

Ratusan personel gabungan TNI-Polri disiagakan untuk mengamankan kunjungan kedua petinggi TNI dan Polri tersebut di wilayah Poso.

Terlihat di setiap jalur lintasa rombongan ditempatkan personel gabungan TNI-Polri.

Marsekal Hadi Tjahjanto dan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tiba di Poso pada hari Sabtu (20/2) pukul 13.00 WITA dengan menggunakan Pesawat CN-295 milik TNI-AU.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya