Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

Pengamat: Janji Jokowi Atasi Banjir Jadi Senjata Makan Tuan

MINGGU, 21 FEBRUARI 2021 | 20:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Masih terjadinya bencana banjir di Jakarta dan sejumlah wilayah lain membuktikan pernyataan Joko Widodo saat masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta hanya omong kosong.

Saat masih menjabat Gubernur Jakarta, Jokowi sempat menyebut bahwa banjir akan mudah diatasi bila menjadi presiden. Namun kini, banjir masih terjadi di mana-mana meski dirinya sudah duduk di kursi RI 1.

"Pernyataan Jokowi tentang banjir lebih mudah diatasi jika jadi presiden tersebut bullshit, sampai hari tidak terbukti. Banjir masih terjadi tidak hanya di Jakarta, tapi juga di berbagai daerah di Indonesia," ujar pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/2).

Berkaca dari pernyataan Jokowi tersebut, Saiful pun berharap ke depan para pemimpin dan calon pemimpin bangsa tidak lagi obral janji soal banjir.

"Jadi senjata makan tuan. Rakyat tidak akan percaya lagi janji-janji soal atasi banjir. Mau jadi gubernur sampai presiden pun belum mampu atasi banjir," tegas Saiful.

Menurut Saiful, mengatasi banjir tidak bisa dibuat main-main. Karena, akan selalu dikenang oleh rakyat.

"Mengatasi banjir itu jauh sangat lebih sulit daripada memelihara buzzer. Kalau buzzer bisa dengan mudah dikelola, kalau banjir jangan main-main, seumur hidup akan dikenang oleh rakyat," katanya.

Dengan demikian, Saiful berharap agar adanya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam mengatasi banjir.

"Jangan ada ego dari masing-masing pihak sehingga rakyat akan banyak dirugikan," pungkasnya.

Populer

Hampir 2 Bulan Kosong, Presiden Jokowi dan Panglima TNI Disarankan Segera Tunjuk Pangkostrad Baru

Kamis, 13 Januari 2022 | 01:58

The Jerusalem Post: Prabowo Subianto Tokoh Utama di Balik Upaya Normalisasi Hubungan Israel-Indonesia

Rabu, 12 Januari 2022 | 13:28

Ketua Umum HMI: Pelaporan Balik Terhadap Ubedilah Badrun Adalah Tindakan Salah Kaprah dan Bodoh

Minggu, 16 Januari 2022 | 07:17

Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Laporkan Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep ke KPK

Senin, 10 Januari 2022 | 12:28

Jerry Massie: Memang Saham 100 M Kaesang Tidak Masuk Akal, Usahanya Saja Banyak yang Gagal

Selasa, 11 Januari 2022 | 16:38

Rizal Ramli: Pakde Jokowi, Tolong Jelaskan Siapa Akan Tinggal di Ibu Kota Negara Baru?

Senin, 17 Januari 2022 | 22:04

Soal Deklarasi Prabowo-Jokowi, Pengamat: Jika Maju Cawapres, Makin Kuat Jokowi Beda Kelas dengan SBY

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:54

UPDATE

Banyak Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Nasdem Sumut: Mahar Politik Salah Satu Penyebabnya

Jumat, 21 Januari 2022 | 03:30

Minta PDIP Pecat Arteria Dahlan, Gema Pasundan: Sudah Ngaco juga Sesat Pikir

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:49

Bersiap Menuju 2024, PPP Kabupaten Probolinggo Mulai Rapatkan Barisan

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:25

Ini Kode Suap Hakim Itong Cs Terkait Penanganan Perkara di PN Surabaya

Jumat, 21 Januari 2022 | 01:59

Tak Takut Merugi, PT TCT Sambut Baik Pengiriman Kembali Batubara PT AGM ke PLN

Jumat, 21 Januari 2022 | 01:44

Lieus Sungkharisma: Pindah Ibukota Negara Macam Mau Pindah Kontrakan Saja

Jumat, 21 Januari 2022 | 01:24

Penangkapan Hakim PN Surabaya Wujud Pentingnya Orkestrasi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 21 Januari 2022 | 01:12

Bantu Negara Miskin, Pil Antivirus Covid-19 Segera Dibuat Versi Generik dan Murah

Jumat, 21 Januari 2022 | 00:59

Resmi Berstatus Tersangka, Hakim Itong Langsung Menginap di Rutan KPK

Jumat, 21 Januari 2022 | 00:58

Pulang Belajar Agama di Aceh Besar, Warga Aceh Utara Ini Ngaku Imam Mahdi

Jumat, 21 Januari 2022 | 00:25

Selengkapnya