Berita

Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi ditangkap bersama 11 anggotanya karena diduga melakukan pesta narkoba/Net

Hukum

Oknum Polisi Pengguna Narkoba Ditangkap, Nuning Kertopati: Pintu Masuk Ungkap Gembong Mafia Narkoba

SABTU, 20 FEBRUARI 2021 | 11:46 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tertangkapnya oknum Kapolsek Astanaanya Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dan belasan anggota karena diduga menggunakan narkoba adalah pintu masuk dalam mengungkap mafia peredaran barang haram itu.

Demikian kata analis intelijen, pertahanan dan keamanan Susaningtyas Nefo Handayani Kertapati saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabti (20/2).

Menurut perempuan yang karib disapa Nuning ini, kerja institusi Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo patut diapresiasi.


Meski demikian, Nuning mengatakan Polri tidak boleh berhenti pada 12 oknum anggoya itu. Kompol Yuni, kata Nuning bisa dijadikan alat bantu mengembangkan temuan baru yang terkait dengan bandar narkoba.

"Seyogyanya penangkapan Kapolsek Kompol Yuni Dewi itu dijadikan alat bantu mengembangkan temuan2 baru bandar2 narkoba yang ada," demikian kata Nuning kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (20/2).

Analisa Nuning, biasanya seorang bandar kerap melakukan penyamaran, sehingga sangat sulit untuk diidentifikasi.

Para oknum aparat yang ditangkap ini, bisa jadi pintu masuk dalam menangkap para gembong narkoba.

"Biasanya bandar melakukan desepsi atau penyamaran sehingga tak dapat diketahui aparat. Jangan berhenti hanya mencopot yang bersangkutan (Kompol Yuni) saja tapi usut tuntas sampai ke gembong-gembong mafia narkoba-nya," demikian kata Nuning.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya