Berita

Foto ilustrasi/Net

Suluh

Jangan Sampai Pintu Kritik Jadi Bualan Politik

JUMAT, 19 FEBRUARI 2021 | 10:53 WIB | OLEH: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo membuka wacana untuk merevisi UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Wacana itu disampaikan ke DPR. Dan pihak Parlemen memberikan respon positif.

Semua fraksi di Parlemen tidak keberaran dengan wacana revisi UU ITE tersebut.


Hanya saja, partai politik oposisi mengingatkan, revisi UU ITE harus diikuti political will pemerintah dan aparat.

Sebab, sesempurna apapun regulasi, penindakan yang represif dan tidak terukur dari aparat, bisa menumbuhsuburkan kriminalisasi.

Jadi, tanpa political will dari pemerintah dan aparat, revisi UU ITE hanya sebatas wacana.

Tidak akan memberikan manfaat khususnya dalam mencegah terjadinya kriminalisasi.

Dan tanpa political will, kebebasan berpendapat dan mengekspresikan kritik juga tidak akan kunjung didapat.

Dan akhirnya, rasa keadilan masih menjadi barang yang mahal dan langkah.

Selain itu, agar tidak jadi bualan politik, membuka pintu kritik lewat revisi UU ITE harus dibarengi oleh pembebasan tahanan politik.

Yaitu, tahanan politik yang dijerat dengan "kriminalisasi" pasal-pasal karet di dalam UU ITE.

Syahganda Nainggolan, M. Jumhur Hidayat dan lain sebagainya harus dibebaskan.

Terakhir, jangan sampai revisi UU ITE ini hanya merupakan permainan politik.

Misalnya, hanya untuk meningkatkan angka-angka indeks demokrasi.

Ingat, merosotnya indeks demokrasi kita tidak akan selesai dengan revisi UU ITE, tapi harus benar-benar menegakkan rasa keadilan dan kedamaian.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya