Berita

FC Porto punya modal kemenangan 2-1 untuk menghadapi leg kedua di kandang Juventus/Net

Sepak Bola

Tersandung Di Do Dragao, Peluang Juventus Masih Terbuka

KAMIS, 18 FEBRUARI 2021 | 08:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perjalanan Juventus di babak 16 besar Liga Champions sedikit tersendat. Pada leg pertama di kandang FC Porto, Estadio Do Dragao, Kamis dinihari (18/2), Juventus harus pulang dengan membawa kekalahan 1-2.

Menariknya, dua gol yang bersarang ke gawang Szczesny terjadi di menit-menit awal babak. Ini seperti menunjukkan mesin Juventus sedikit terlambat panas.

Gol pertama Porto yang dicetak Mahde Taremi berawal dari backpass buruk Rodrigo Bentancur kepada Szczesny. Bentancur tak melihat posisi Taremi yang berada di depan kiper Juventus itu saat memberi umpan.


Sementara gol kedua terjadi melalui sebuah serangan cepat, yang juga tak mampu diantisipasi pertahanan Juve di awal babak kedua.

Moussa Marega tak mendapat pengawalan ketat sehingga bisa bermanuver usai menerima umpan Wilson Manafa untuk membawa Porto unggul 2-0 pada menit 46.

"Kami memulai pertandingan dengan memberi tekanan, karena kami tahu Juventus suka memainkan bola di lini belakang. Dan kami mampu mengambil keuntungan dari itu. Kami bisa saja meraih kemenangan 3-0, tapi inilah sepak bola," ucap gelandang Porto, Sérgio Oliveira, dikutip laman resmi UEFA, Kamis (18/2).

Beruntung, Juventus masih bisa mencetak gol melalui Chiesa yang melanjutkan umpan terukur Rabiot dengan sebuah tendangan keras ke gawang Porto 8 menit jelang bubar.

Gol ini akan bernilai besar bagi perjuangan Juventus saat melakoni leg kedua pada 9 Maret mendatang. Kemenangan 1-0 di Allianz Stadium Turin sudah cukup mengantarkan Juve ke perempat final.

"Beruntung Chiesa bisa mencetak gol. Tapi kami harus bermain lebih baik di leg kedua dibanding yang kami lakukan malam ini," harap bek Juventus, Alex Sandro.

Dari 7 musim terakhir tampil di babak 16 besar, Juventus telah 5 kali lolos ke babak perempat final. Salah satu kegagalan mereka terjadi musim lalu saat bertemu Lyon.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya