Berita

Sejumlah karyawan PT Pegadaian (Persero) mengenakan pita hitam di lengan kiri/Net

Politik

Menolak Holding, Serikat Pekerja Pegadaian Pasang Pita Hitam

SELASA, 16 FEBRUARI 2021 | 20:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah karyawan PT Pegadaian (Persero) mengenakan pita hitam di lengan kiri sebagai aksi protes terhadap rencana holding ultra mikro.

Ketua Serikat Pekerja PT Pegadaian, Ketut Suhardiono mengatakan, aksi ini dilakukan secara spontan oleh karyawan karena pemerintah tidak merespons dengan baik tuntutan penolakan holding.

"Itu ekspresi perasaan karyawan Pegadaian. Mereka mengekspresikan penolakan dengan pasang pita hitam sebagai simbol duka dan solidaritas mereka," kata Ketut yang mengaku bertanggung jawab atas aksi tersebut, Selasa (16/2).


Ketut meminta pemerintah dan manajemen PT Pegadaian tidak mengabaikan tuntutan mereka. Sebab bila aksi tersebut diabaikan, dikhawatirkan eskalasi aksi ini bakal terus meningkat.

"Setelah pita hitam akan ada inisiatif aksi yang lain. Serikat pekerja meminta pemerintah memperhatikan hal ini," sambungnya.

Aksi ini diklaim akan berlangsung hingga akhir Februari dengan catatan layanan terhadap nasabah akan tetap berjalan seperti biasa.

Diketahui, holding ultra mikro ini melibatkan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Pegadaian, dan PT Bank Rakyat Indonesia ( BRI). Bila terealisasi, PNM dan Pegadaian akan berada di bawah konsolidasi BRI.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya