Berita

Anak raja Rhoma Irama, Romy Syahrial saat mendatangi KPK/RMOL

Hukum

Anak Raja Dangdut Rhoma Irama Penuhi Panggilan KPK

SENIN, 15 FEBRUARI 2021 | 11:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil anak dari raja Rhoma Irama, Romy Syahrial sebagai saksi kasus dugaan korupsi PUPR Kota Banjar.

"Panggil ulang sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi PUPR Kota Banjar," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Senin (15/2).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Romy telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada pukul 10.46 WIB. Ia datang mengenakan kemeja warna merah muda dengan didampingi tim kuasa hukumnya.


Romy sendiri sebelumnya juga telah dipanggil penyidik KPK. Yaitu pada 1 Desember 2020, dan 14 Januari 2021. Namun, pada kedua pemanggilan itu, Romy tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Romy sendiri pun sempat menyatakan keberatan terkait pemanggilannya itu karena adanya kesalahan penulisan nama. Akan tetapi, protes Romy tersebut diabaikan KPK.

Dalam perkara ini, KPK belum secara resmi mengumumkan siapa tersangkanya dan keterkaitan proyek apa.

Akan tetapi, identitas tersangka sudah terungkap saat Romy mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Senin (18/1) untuk melayangkan protes karena merasa tidak terlibat dalam perkara di Banjar ini.

Dalam surat panggilan yang diterima Romy itu, Romy dipanggil sebagai saksi untuk tersangka mantan Walikota Banjar, Herman Sutrisno.

Dalam perkara ini, KPK telah memeriksa beberapa saksi. Di antaranya, David abdullah selaku Sekretaris Dinas PUPR Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih selaku Walikota Banjar periode 2013-2018 dan 2018-2023, Edy Jatmiko selaku Kepala Dinas PUPR Kota Banjar.

Dan juga beberapa pejabat di Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar maupun dari unsur swasta.

Tak hanya itu, KPK juga telah melakukan penggeledahan dibeberapa tempat. Yaitu, di rumah salah seorang swasta di Kota Banjar, Jawa Barat pada Sabtu (12/12).

Di rumah kediaman Sekretaris Dinas PUPR Kota Banjar dan rumah kediaman mantan Sekda Banjar pada Kamis (10/12).

Dari penggeledahan itu, KPK mengamankan sejumlah barang bukti dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara ini. 


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya