Berita

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Mayoritas Parpol 'Balik Kanan' Tolak UU Pemilu, Jalan Gibran Di 2024 Akan Mulus

JUMAT, 12 FEBRUARI 2021 | 10:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peluang putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka sangat terbuka untuk maju di Pilpres 2024 mendatang. Sebab, tidak ada yang tidak mungkin dalam politik.

Demikian halnya jika publik menduga ada agenda politik yang besar di balik sikap sejumlah partai politik yang 'balik kanan' menolak revisi UU 7/2017 tentang Pemilu. Di mana partai koalisi pemerintah yang ada di DPR ditambah dengan PAN sepakat tidak akan merevisi UU Pemilu.

"Hal yang mungkin Gibran akan maju di Pilpres 2024. Karena tak ada yang tak mungkin di politik. Apalagi ayahnya masih jadi Presiden ketika Pilpres nanti," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik, Jumat (12/2).


Menurutnya, terkait pencalonan Gibran yang disebut-sebut beberapa kalangan telah dipersiapkan lantaran UU Pemilu tidak direvisi, bisa saja ada dua skenario jika dilihat dari kacamata politik.

“Pertama, disiapkan jadi capres atau cawapres. Yang kedua, bisa juga disiapkan untuk jadi Gubernur DKI Jakarta di 2024. Jika gagal jadi caprew atau cawapres, maka akan didirong jadi cagub DKI Jakarta," jelasnya.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai jalan Gibran akan mulus baik dicalonkan di Pilkada DKI Jakarta maupun Pilpres 2024 mendatang. Dengan catatan, tidak terjadi perubahan politik yang tidak terduga menyerang Jokowi.

"Mungkin saja akan mulus. Seperti Jokowi dorong Gibran jadi Walikota Solo. Kecuali ada perubahan politik yang tak bisa diduga-duga yang menyerang Jokowi karena kesalahan yang dilakukannya," demikian Ujang Komarudin.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Irwan Fecho sebelumnya heran dengan sikap pemerintah dan sejumlah partai politik (parpol) yang 'balik kanan' menolak revisi UU Pemilu.

Menurutnya, kecurigaan publik bahwa pemerintah dan parlemen hanya memikirkan kepentingan kekuasaan semata sangat susah untuk dibantah.

Apalagi, masih kata Irwan, revisi UU Pemilu ini sejatinya adalah kehendak seluruh fraksi di parlemen ditandai dengan masuknya RUU Pemilu dalam prolegnas prioritas 2020.

"Mengapa sejak Presiden Jokowi statement menolak kemudian dibarengi partai koalisi pemerintah semuanya balik badan. Apakah ada faktor baru yang membuat pemerintah merubah kebijakan politik Pilkada dengan menundanya ke tahun 2024?" kata Irwan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/2).

"Mungkinkah keputusan ini dilatari oleh kemungkinan Presiden Jokowi mempersiapkan keberangkatan Gibran dari Solo ke Jakarta? Karena dirasa terlalu cepat jika Gibran berangkat ke Jakarta tahun 2022," demikian Irwan Fecho.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya