Berita

Sejumlah pejabat mendatangi lokasi situs pemakaman keluarga Kesultanan Aceh Darussalam/RMOLAceh

Nusantara

Makam Bersejarah Terancam Digusur Proyek Tol Sibanceh, Pemerintah Didesak Cari Solusi

KAMIS, 11 FEBRUARI 2021 | 16:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penemuan sejumlah makam kuno di area proyek pembangunan jalan Tol Sibanceh harus disikapi secara serius oleh pemerintah pusat maupun pemerintah Aceh. Harus ada solusi yang tepat agar situs tersebut terselamatkan dan proyek tetap bisa berjalan.

Anggota DPR RI, Muhammad Nasir Djamil, bahkan meminta situs peninggalan Kerajaan Aceh Darussalam di Gampong Kajhu, Aceh Besar, tidak masuk dalam areal proyek pembangunan Tol Sibanceh.

Di situs tersebut harus diselamatkan sebagai upaya pelestarian cagar budaya dan situs purbakala di Aceh.


"Oleh karena itu hanya ada satu kata, selamatkan. Karena ini juga akan menjadi warisan bagi anak cucu kita ke depan. Mereka bisa melihat dan membaca bahwa Aceh punya peninggalan," kata Nasir, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Kamis (11/2).

Nasir menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar beserta dinas terkait harus segera bermusyawarah untuk mencari solusi terkait penyelamatan situs itu yang bersinggungan dengan pembangunan akses masuk jalan tol Tol Sibanceh.

Di sisi lain, pembangunan jalan tol itu juga harus tetap berjalan. Jadi, kedua hal ini penting untuk diselamatkan.

Menurut Nasir, bisa saja tempat itu tertimbun akibat tsunami yang melanda Aceh pada 2004. Di saat yang sama, pemerintah tidak memiliki program khusus untuk memugar kawasan ini.

Sehingga, Nasir meminta agar Pemerintah Aceh memprioritaskan juga penanganan situs purbakala ini dan situs-situs bersejarah lain yang ada di Aceh.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, yang ikut ke lokasi mengatakan, pihaknya siap memberikan pengamanan terhadap lokasi penemuan nisan kuno tersebut. Petugas kepolisian juga bakal membantu penyelamatan bersama unsur terkait lainnya.

"Kami dari kepolisian siap akan mengamankan dan menyelamatkan situs-situs ini,” ujar Joko.

Bahkan jika ditemukan situs sejenis di areal lain, petugas akan tetap berpatroli ke kawasan ini.

Sejumlah batu nisan yang diperkirakan peninggalan Kerajaan Aceh ditemukan di area proyek pembangunan gerbang tol Sibancah. Situs itu diperkirakan berisi makam raja-raja dan makam para ulama besar Aceh era Kesultanan Aceh Darussalam.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya