Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Gus Umar: Gimana Orang Berani Kritik Kalau Akhirnya Buzzer Lapor Ke Polisi

SELASA, 09 FEBRUARI 2021 | 14:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Permintaan Presiden Joko Widodo agar masyarakat Indonesia lebih aktif dalam menyampaikan kritik dan masukan terhadap kinerja-kinerja pemerintah, dinilai bertolak belakang dengan apa yang terjadi selama ini.

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Syadar Hasibuan menilai ajakan yang disampaikan dalam acara Ombudsman RI itu tidak akan efektif selama Jokowi belum membubarkan para buzzer atau pendengung pembela Istana.

Pasalnya, kehadiran buzzer merusak iklim demokrasi dalam menyatakan pendapat. Sebab selain kritik dikaburkan, para buzzer juga kerap melaporkan mereka yang kritis ke polisi.

“Tertibkan dulu buzzernya Pak Jokowi baru bicara pemerintah butuh kritik. Gimana orang mau berani kritik anda jk pd akhirnya buzzer lapor ke polisi,” ujar pria yang akrab disapa Gus Umar ini lewat akun Twitter pribadinya, Selasa (9/2).

Jika belum ditertibkan, maka mereka yang melancarkan kritik akan dicari-cari kesalahannya dan kemudian dilaporkan ke polisi oleh para buzzer. Sementara posisi Jokowi hanya diam dengan alasan tidak mau intervensi hukum.

“Kalau begini siapa yang berani kritik anda pak?” tutupnya.

Populer

IKN Ibu Kota Terhijau Dunia Omong Kosong Jokowi

Rabu, 05 Juni 2024 | 12:42

Investor IKN Hanya Dongeng!

Kamis, 06 Juni 2024 | 11:12

Dirut Kimia Farma Layak Dicopot

Selasa, 04 Juni 2024 | 15:53

Bukan Hanya Tiket Pesawat, Mertua Menpora Dito Ternyata Juga Pesankan Visa Umrah untuk Rombongan SYL

Rabu, 05 Juni 2024 | 21:21

Rugi Rp1,48 Triliun, Penyelewengan di Kimia Farma Extra Ordinary

Selasa, 04 Juni 2024 | 10:37

Perwakilan Kontraktor Minta Penegak Hukum Periksa Bupati Keerom

Senin, 10 Juni 2024 | 10:37

Dugaan Korupsi Askrida Naik Lidik

Senin, 10 Juni 2024 | 22:37

UPDATE

Pigai: Melki 'Si Apoteker Indonesia Timur' Bisa Sembuhkan NTT

Jumat, 14 Juni 2024 | 19:48

Praktisi Hukum: Kerja Jurnalis 90 Persen Investigasi

Jumat, 14 Juni 2024 | 19:34

Ini Pesan Kemenag ke Jemaah Haji Jelang Wukuf

Jumat, 14 Juni 2024 | 19:18

Santri Antusias Hadiri Amanah Goes to Dayah di Bireuen

Jumat, 14 Juni 2024 | 19:18

Komisi I DPR Bantah Ada Pelarangan Jurnalistik Investigasi

Jumat, 14 Juni 2024 | 18:56

Paling Realistis Hasto Mundur dari Sekjen PDIP

Jumat, 14 Juni 2024 | 18:53

Netizen Ramai-ramai Dukung Hasto, Kok Bisa?

Jumat, 14 Juni 2024 | 18:43

Staf Kemenpora Samsudin akan Dilantik sebagai Pj Gubernur Lampung

Jumat, 14 Juni 2024 | 18:40

Perampok Toko di PIK Survei Jadi Customer Sebelum Beraksi

Jumat, 14 Juni 2024 | 18:39

ARI-BP dan GCSQP Teken Kesepakatan Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Jumat, 14 Juni 2024 | 18:38

Selengkapnya