Berita

Ustaz Abdul Somad saat memberikan tausiyah dalam peringatan hari ulang tahun pertama Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) secara virtual/RMOL

Politik

Ustaz Abdul Somad: JMSI Bisa Angkat Kode Etik Jurnalistik Untuk Rahmatan Lil Alamin

SENIN, 08 FEBRUARI 2021 | 13:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) sedianya bisa menjadikan basic agama Islam yang baik untuk dasar kode etik dalam jurnalistik perspektif Islam.

Da'i kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) mengatakan, agama Islam hadir di muka bumi antara lain menekankan pentingnya menjaga lima hal yakni; Hifzul Aqli (menjaga akal), hifzun nafs (menjaga nyawa), hifzul maal (menjaga harta), hifzun nasal (menjaga keturunan), hifzul syarf (menjaga kehormatan orang).

Menurut UAS, konteks hifzul syarf ini sangat erat kaitannya dengan kode etik jurnalistik. Pasalnya, anjuran untuk menjaga kehormatan manusia agar tidak dirusak bisa diindahkan oleh organisasi sekaliber JMSI.


"JMSI bisa angkat kode etik dari ajaran Islam untuk menjadi rahmatan lil alamin," ujar UAS saat memberikan tausiyah nasional dalam HUT pertama JMSI bertajuk 'Kode Etik Jurnalistik Dalam Perspektif Islam' secara virtual, Senin (8/2).

"Maka tidak boleh caci maki, sumpah serapah, merusak nama baik, baik itu suku, agama, bangsa dan sebagainya. Jadi, nilai-nilai inilah yang disusun oleh para ulama sumbernya Al-Qur'an dan hadits Nabi Muhamad SAW," sambungnya.

UAS menuturkan, JMSI bisa berperan untuk berijtihad dan mengangkat kode etik jurnalistik perspektif Islam yang bersifat universal. Sehingga akan menjadi rahmat bagi para wartawan.

"Karena kedatangan Islam adalah salam atau kedamaian," demikian UAS.

Turut hadir sejumlah tokoh dalam HUT ke-1 JMSI antara lain Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa; Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; Ketua KPK, Firli Bahuri.

Kemudian, Ketua Dewan Pakar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban; Rektor Universitas Kristen Satya Wacana, Neil Samuel Rupidara; dan ekonom senior INDEF, Prof Didik J Rachbini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya