Berita

Ekonom senior, DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Krisis Ditangani Amatiran, Fakta Dikacaukan Buzzer, Ya Tanda-tanda TKO

MINGGU, 07 FEBRUARI 2021 | 08:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 mengalami minus (-) 2,07 persen bukan hal yang mengherankan bagi ekonom senior DR. Rizal Ramli.

Menurutnya, ekonomi bisa terjun bebas karena penyelesaian masalah dilakukan tidak berdasarkan oleh ilmu pengetahuan.

“Tapi berdasarkan 'hearsay' (kata si ini si itu),” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (7/2).


Berdasarkan pengamatannya, pemerintah menangani krisis akibat pandemi Coavid-19 secara coba-coba. Pihak yang tidak memiliki pengamalan menghadapi krisis justru dipertahankan.

Sementara kritik yang masuk dari pihak profesional, justru ditanggapi dengan menggunakan pasukan buzzer di media sosial.

“Krisis ekonomi ditangani secara coba-coba, amatiran oleh pelaku skandal keuangan, yang tidak punya track record 'turn-around’. ++ fakta2 dikacaukan oleh buzzeRP. Yo ambyar,” tuturnya.

Selama memimpin Presiden Joko Widodo tidak konsisten dalam menjalankan visi dan misi. Yang ada, visi misi sebatas dijadikan alat kampanye.

Alhasil, tidak mengherankan jika kemudian penunjukan jajaran kabinet dilakukan sebatas bagi-bagi kekuasaan dan kesempatan.

“Sangat gemuk, tidak effisien & tidak effektif. Belum lagi banyak yg napsu KKN-nya serem. Yo visi & misi buyaar. Kelihatan tondo2 TKO,” tutup Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya