Berita

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko/Net

Politik

Syahrial Nasution: Ekonomi Boleh Resesi, Tapi Ambisi Pak Moel Tetap Sulit Terkendali

MINGGU, 07 FEBRUARI 2021 | 06:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Demokrat terus menyindir sikap Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko yang berencana mengkudeta kepemimpinan sah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Teranyar, Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution secara satire mengatakan bahwa ambisi Moeldoko seolah sulit terkendali sekalipun ekonomi Indonesia di tahun 2020 sedang jeblok.

Badan Pusat Statistik mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun tersebut minus (-) 2,07 persen.


Namun demikian, Syahrial tidak gamblang menyebut nama Moeldoko.

“Ekonomi boleh resesi. Tapi ambisi Pak Moel ternyata tetap sulit terkendali,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Minggu (7/2).

Menurutnya, ambisi yang dimiliki mantan Panglima TNI itu untuk menjadi calon presiden di 2024 mirip dengan virus corona. Keduanya, sama-sama sulit dikendalikan.

“Selamat bermalam minggu jenderal. Kapan konferensi pers lagi?” tutup Syahrial.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya