Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Bukan Konflik Internal, Demokrat Ingatkan Publik Pendongkelan Megawati Era Orba

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 21:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat menegaskan bahwa gerakan pengambilalihan kepemimpinan (GPK) bukan sekadar persoalan internal partai seperti halnya anggapan beberapa pihak.

Ditegaskan Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, gerakan tersebut cukup serius mengingat melibatkan pihak eksternal, seperti halnya dugaan campur tangan Kepala KSP Moeldoko.

Riefky mengurai, fakta menunjukkan bahwa yang dilakukan Moeldoko bukan hanya sekadar mendukung gerakan tersenut, melainkan secara aktif akan mengambil alih kepemimpinan Demokrat yang sah di bawah komando AHY.


"Jadi sangat jelas bahwa GPK Demokrat bukan hanya gerakan internal partai, atau hanya permasalahan internal partai semata," ujar Teuku Riefky Harsya dalam siaran pers melalui video yang diterima redaksi, Jumat (5/2).

Teuku Riefky pun meyinggung gerakan yang hampir sama, yakni upaya 'kudeta' oleh pihak eksternal yang dialami Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada tahun 1996 silam.

"Pada tanggal 22 Juni 1996 dilaksanakan Kongres Luar Biasa Partai Demokrasi Indonesia (KLB PDI) di Medan, yang berhasil menurunkan dan mengganti Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai pimpinan PDI," tuturnya.

Ia mengatakan, KLB tersebut bukan hanya permasalahan internal PDI atau konflik antara kubu Megawati dan kubu Suryadi. Namun ada campur tangan dan pelibatan pihak eksternal.

"Dalam hal ini elemen pemerintah (era orde baru)," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya