Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya/Repro

Politik

Hargai Jawaban Istana, Demokrat Tak Punya Maksud Melawan Negara

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 20:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat menghargai jawaban dari pihak Istana melalui Mensesneg Pratikno yang enggan menjawab surat yang dilayangkan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Surat AHY ini berisi permohonan klarifikasi upaya 'kudeta' kepemimpinan Partai Demokrat yang diduga melibatkan orang di lingkaran Istana.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya menegaskan, Demokrat tidak bermaksud melakukan perlawanan terhadap negara karena telah melayangkan surat permohonan klarifikasi tersebut.


"Perlu kami tegaskan bahwa Partai Demokrat tidak bermaksud melawan negara, karena kami juga bagian dari negara. Kami akan tetap mencintai dan menghormati negara," kata Teuku Riefky, Jumat (5/2).

Teuku Riefky menambahkan, pihaknya tetap menghargai penjelasan Mensesneg yang menyebut presiden tidak berkenan menjawab surat AHY karena dianggap sebagai permasalahan internal Demokrat.  

"Demokrat tetap hormati Presiden Jokowi dan para menteri terkait. Dan justru tidak ingin pejabat terhormat itu mendapatkan fitnah apa pun," tuturnya.

Sebab, sambungnya, Partai Demokrat tidak pernah menuduh para pejabat pemerintahan terlibat dalam Gerakan Pengambilialihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPKPD) tersebut.

"Yang menyebut nama pejabat pemerintahan itu berasal dari Moeldoko dan para pelaku gerakan yang lain, sesuai kesaksian para kader yang diajak bertemu mereka," demikian Teuku Riefky.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya