Berita

Ketua Umum Partai Demokrat AHY dan Kepala KSP Moeldoko/Net

Politik

AHY Dan Moeldoko Sama-sama Diuntungkan Dengan Isu Kudeta Demokrat

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 19:05 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Adanya isu mengenai pengambilalihan paksa kepemimpinan Partai Demokrat justru memberikan keuntungan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

AHY, diuntungkan karena adanya isu tersebut akan membuat konsolidasi internal lebih ditingkatkan. Sedangkan Moeldoko diuntungkan karena namanya disebut-sebut bakalan maju Pilpres 2024.

Demikian disampaikan Direktur Lingkar Madani (Lima) untuk Indonesia, Ray Rangkuti kepada wartawan pada Jumat (5/2).


"Apakah Pak Moeldoko dirugikan dan AHY dirugikan? Enggak kalau bacaan saya, dua-duanya malah diuntungkan dengan peristiwa ini. AHY diuntungkan karena katakanlah dengan ini dia melakukan konsolidasi yang lebih kuat lagi," kata Ray.

Sementara itu, pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menilai, saat ini sosok Moeldoko tengah menjadi perbincangan publik lantaran dirinya dianggap sebagai pihak eksternal yang disebut-sebut bakal mengkudeta AHY. Hal ini tentu menguntungkan Moeldoko, karena popularitasnya terdongkrak.

"Moeldoko diuntungkan dengan peristiwa ini karena tiba-tiba menjadi perbincangan secara nasional. Orang mengetahui dan menyadari sekarang bahwa ada keinginan dari Pak Moeldoko untuk menjadi calon presiden 2024 mendatang," tuturnya.

"Dan popularitas yang dia bangun 2, 3 hari ini adalah popularitas yang tak terduga sendiri oleh Pak Moeldoko," demikian Ray menambahkan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya