Berita

Sampah yang menumpuk di bantaran kali CBL/Istimewa

Nusantara

DLH Kabupaten Bekasi Bakal Tindak Tegas Pembuang Sampah Di Kali CBL

JUMAT, 05 FEBRUARI 2021 | 17:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tindakan tegas bakal dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi terhadap para pelaku pembuang sampah di bantaran kali Cikarang Barat Laut (CBL), tepatnya di Jalan Raya CBL, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan.

Dikatakan Kabid Kebersihan DLH Kabupaten Bekasi, Khoirul Hamid, penindakan dilakukan lantaran lahan yang digunakan untuk membuang sampah tersebut ilegal dan tidak memiliki izin.

”Sedang kita telusuri siapa pembuang sampah di bantaran Kali CBL, intinya kita sudah bergerak untuk mengungkap aktor di balik pembuangan sampah ini,” kata Khoirul Hamid, Jumat (5/2), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Menurut Hamid, lahan yang menjadi lokasi pembuangan sampah ilegal tersebut merupakan milik PJT. Untuk itu, pihaknya bakal berkoordinasi dengan instansi tersebut untuk melakukan tindakan hukum kepada pelaku pembuang sampah.

Disamping itu, lanjut dia, pemerintah juga sedang mempersiapkan pengangkutan sampah di sana dengan menyiapkan personel khusus maupun truk pengangkut sampah.

“Karena sampah di sana sudah berton-ton dan membutuhkan waktu cukup lama untuk mengangkutnya agar bisa dibuang ke TPA Burangkeng di Kecamatan Setu,” bebernya.

Senada, Kepala DLH Kabupaten Bekasi, Peno Suyatno, juga memastikan bakal menindak tegas pelaku. Berdasarkan laporan dan penelusuran di lapangan, aksi membuang sampah di bantaran Kali CBL dilakukan berbagai pihak dan sudah terjadi sejak lama.

"Makanya pekan depan akan kami tindak, sekarang masih kita koordinasikan dahulu dengan berbagai pihak, agar penindakannya kuat secara hukum,” tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya