Berita

Bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Orient P. Riwu Kore/Net

Politik

Orient P. Riwu Terbukti Sebagai Warga Negara AS, Bawaslu Minta Penundaan Pelantikan Bupati Sabu Raijua

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 19:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bupati terpilih Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Orient P. Riwu Kore, terbukti memiliki status sebagai warga negara Amerika Serikat (AS).

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Abhan, meminta agar pelantikan bupati Sabu Raijua ditunda oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Bawaslu RI mengirimkan surat kepada KPU RI, agar KPU RI berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan koordinasi menunda pelantikan," ujar Abhan dalam jumpa pers virtual yang diselenggarakan di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (4/2).


Abhan berharap, KPU bisa segera melakukan koordinasi dengan Kemendagri untuk menunda pelantikan Orient P. Riwu. Sebab, pada tanggal 17 Februari mendatang bupati yang masih menjabat saat ini sudah habis masa jabatannya.

"Artinya penundaan dulu, jangan sampai dilakukan pelantikan. Ini kita minta dengan KPU berkoordinasi dengan Kemendagri," ungkapnya.

Selain itu, Bawaslu juga meminta KPU untuk menindaklanjuti surat Kedutaan Besar Amerika Serikat yang membuktikan Orient P. Riwu sebagai warga negara Amerika Serikat.

"Bawaslu meminta KPU untuk melakukan tindak lanjut surat dari Kedutaan Besar Amerika Serikat itu sesuai dengan kewenangan yang dimilliki oleh KPU," demikian Abhan menambahkan.

Dalam keterangan yang disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU Pusat, Ilham Saputra, proses klarifikasi data kependudukan Orient P. Riwu Kore sudah dilakukan oleh jajaranya di tingkat Kabupaten Sabu Raijua.

Dia mengatakan, klarifikasi KPU Kabupaten Sabu Raijua dilakukan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sabu Raijua.

Dari klarifikasi tersebut didapatkan informasi Orient P. Riwu Kore adalah warga negara Indonesia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya