Berita

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron/Net

Politik

Herman Khaeron: Jawaban Mensesneg Kurang Tepat, Faktanya Ada Keterlibatan Langsung Lingkaran Istana

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 14:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keengganan pihak Istana untuk membalas surat dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai kurang tepat.

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron menilai alasan Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno salah kaprah. Di mana Pratikno menyebut bahwa Istana tidak akan membalas surat AHY, dengan alasan apa yang dipermasalahkan menyangkut dinamika di internal partai.

“Jawaban itu kurang tepat, karena ada keterlibatan langsung dari lingkaran Istana,” tegasnya dalam acara Tanya Jawab Cak Ulung bertajuk ‘Imbas Skenario "Kudeta" Politik Menyasar AHY’ yang digelar virtual RMOL.ID, Kamis (4/2).


Anggota Komisi VI DPR itu menilai, seharusnya Jokowi menjawab surat AHY untuk memberi klarifikasi. Pasalnya, berdasarkan kesaksian sejumlah saksi yang diundang oknum lingkar Istana, ada restu dari “Pak Lurah” atas kudeta yang dilakukan.

Penyebutan “Pak Lurah” ini sendiri menjurus pada Presiden Joko Widodo. Sementara pihak lingkar Istana yang dimaksud, belakangan diketahui adalah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

“Itu fakta hukum yang disampaikan para saksi,” tuturnya.

“Jadi ini penting karena ada keterlibatan pihak eksternal yang bagian lingkar Istana,” demikian Herman Khaeron.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya