Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta, Dedi Supriadi/lst

Nusantara

Diyakini Efektif Tekan Sebaran Covid-19, Anggota DPRD DKI Dukung Lockdown Akhir Pekan

KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 | 12:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usulan lockdown akhir pekan untuk menekan penyebaran dan penularan kasus Covid-19 terus mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Salah satunya datang dari anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Dedi Supriadi.

"Pembatasan kegiatan akhir pekan menurut saya sih efektif, karena gerakan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) mesti diperluas dengan 2M lain, yaitu menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas," ucap Dedi saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (4/2).


Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, kebijakan karantina wilayah alias lockdown sebaiknya tidak hanya dilakukan oleh Jakarta saja. Tapi juga oleh daerah-daerah sekitarnya.

"Membatasi mobilitas bisa dilakukan oleh negara, baik pemerintah pusat atau daerah," sambungnya.

Wacana lockdown akhir pekan ini pertama kali disuarakan Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay.

Karena ia melihat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terbukti tak efektif.

Selama lockdown akhir pekan itu warga yang berada di zona merah dan oranye penyebaran Covid-19 dilarang keluar rumah selama 2 hari 3 malam. Lockdown dimulai setiap Jumat pukul 20.00 dan berakhir Senin pukul 05.00 WIB.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya