Berita

Aung San Suu Kyi/Net

Dunia

Polisi Myanmar Tuntut Aung San Suu Kyi Atas Impor Radio Ilegal

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 18:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Polisi Myanmar mengajukan tuntutan terhadap Aung San Suu Kyi karena diduga mengimpor peralatan komunikasi secara ilegal.

Berdasarkan dokumen polisi yang dilihat oleh Reuters pada Rabu (3/1), Aung San Suu Kyi akan ditahan hingga 15 Februari.

Tuduhan itu berdasarkan temuan radio walkie-talkie di kediaman Aung San Suu Kyi di Naypyidaw ketika digerebek oleh militer pada Senin dini hari (1/2). Radio tersebut diimpor secara ilegal dan digunakan tanpa izin.


Sebuah dokumen terpisah juga menunjukkan polisi mengajukan tuntutan terhadap Presiden Win Myint karena pelanggaran di bawah UU Manajemen Bencana.

"Kami mendapat informasi yang dapat dipercaya bahwa pengadilan Dakhinathiri telah memberikan penahanan 14 hari dari 1 Februari hingga 15 Februari terhadap Daw Aung San Suu Kyi di bawah tuduhan melanggar UU imporekspor," tulis petugas pers partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), Kyi Toe.

Pada Senin, militer Myanmar menahan Aung San Suu Kyi bersama dengan para petugas partai NLD. Militer juga memberlakukan keadaan darurat selama satu tahun.

Dalam sebuah pernyataan, NLD menyebut militer juga telah menggerebek sejumlah kantornya di beberapa wilayah.

Aksi militer didasari oleh tuduhan mereka bahwa pemilu pada November 2020 yang dimenangkan oleh NLD penuh kecurangan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya