Berita

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto dalam jumpa pers di Istana Mereka, Jakarta Pusat/Repro

Politik

Jokowi Gunakan Pendekatan Mikro Untuk Efektifkan PPKM

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 12:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan dijalankan lebih efektif oleh pemerintah.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto menyampaikan komitmen itu antaran sudah mendapat perintah dari Presiden Joko Widodo.

Katanya, kepala negara meminta agar pendekatan yang digunakan untuk mengefektifkan PPKM lebih berbasis lokal di lingkup terkecil lingkungan masyarakat.


"Arahan Bapak Presiden (Jokowi) pendekatannya lebih berbasis mikro, atau ditingkat lokal, mulai dari tingkat desa, kampung, RT dan RW, dengan melibatkan satgas pusat sampai satgas terkecil," ujar Airlangga dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (3/2).

Kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam penerapan PPKM ditingkat Mikro, disebutkan Airlangga, antara lain meliputi peningkatan kedisplinan protokol kesehatan oleh masyarakat dan juga penegakan hukum.

"Oleh karena itu, pelibatan aktif dari babinsa, babinkamtibmas, satpol pp, operasi yustisi TNI-Polri ini dilakukan," ungkap Airlangga.

Bahkan nantinya, upaya tracing kasus Covid-19 juga akan dilakukan Satgas Covid-19 di tingkat terbawah dengan melibatkan Babinsa dan Babinkamtibmas.

"Dan pemerintah tentu akan memperhatikan kebutuhan masyarakat melalui operasi yang bersifat mikro. Dan lingkup ini akan dievaluasi secara dinamis,"

"Pemerintah akan mengkonsentrasikan (PPKM Mikro) kepada 98 daerah yang pada saat sekarang melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat," demikian Airlangga menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya