Berita

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum/Net

Politik

Diluruskan Yus Sudarso, Anas Urbaningrum Tidak Ikut Dalam Kudeta Demokrat

RABU, 03 FEBRUARI 2021 | 08:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Politisi senior Partai Demokrat, Yus Sudarso meluruskan kabar yang menyebut bahwa nama mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ikut dalam kelompok yang hendak mengambil alih secara paksa Partai Demokrat.

“Bukan AU (Anas Urbaningrum),” begitu pesan dari Yus Sudarso kepada seorang anggota Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), organisasi bentukan Anas, yang diterima redaksi, Rabu (3/2).

Anggota PPI tersebut diminta secara langsung oleh Anas untuk mengklarifikasi pernyataan Yus Sudarso kepada media.


Yus Sudarso memang sempat mengatakan bahwa ada empat faksi yang menginginkan perubahan di tubuh Demorat. Salah satunya adalah faksi Anas Urbaningrum.

Sementara tiga faksi lain adalah faksi Subur Budhisantoso, faksi Hadi Utomo, dan faksi Marzuki Alie.

Yus menjelaskan bahwa pernyataannya itu bukan berarti Anas Urbaningrum terlibat langsung. Melainkan sebatas kelompok DPC-DPC pendukung AU di Kongres Bandung.

“Faksi yang dimaksud adalah kelompok DPC-DPC pendukung mas AU yang tersisa yang menginginkan adanya perubahan,” tegasnya.

Selain itu, Yus juga menyampaikan bahwa ada tim pemenangan dari Hadi Utomo yang terlibat.

Sempat ada kabar Anas Urbaningrum yang namanya dicatut dalam isu kudeta Demokrat ini akan memberikan keterangan dan klarifikasi pada siang ini (Rabu, 3/2). Namun demikian, kabar ini masih belum dapat dipastikan.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya