Berita

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko/RMOL

Politik

Beredar Kabar Moeldoko Yang Temui Kelompok Pengkudeta Demokrat Di Sebuah Hotel Di Rasuna Said

SENIN, 01 FEBRUARI 2021 | 22:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Isu kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengerucut kepada sosok Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Moeldoko sendiri mengakui telah didatangi sejumlah orang yang diduga dari unsur Demokrat di kediamannya. Sebab ia mengaku selalu membuka pintu kepada siapa pun yang hendak bertemu dengannya.

Dikatakan Moeldoko, mereka datang berbondong-bondong secara bergelombang dan ia terima di rumahnya.


"Konteksnya apa saya juga enggak ngerti. Dari ngobrol-ngobrol itu biasanya saya awali dari pertanian karena saya memang suka pertanian. Berikutnya curhat tentang situasi yang dihadapi, ya gue dengerin aja, gitu. Berikutnya ya udah dengerin aja," kata Moeldoko saat menggelar konferensi pers secara virtual, Senin malam (1/2).

"Saya sih sebetulnya prihatin melihat situasi itu. Karena saya juga bagian yang mencintai Demokrat," sambung Moeldoko.

Namun demikian, dari kabar yang beredar, pertemuan tersebut bukan terjadi di kediaman Moeldoko.

Pertemuan tersebut dikabarkan terjadi di Hotel Aston Rasuna Said lantai 28 pada Rabu (27/1). Moeldoko mendatangi lokasi tersebut dan menggelar pertemuan sekitar pukul 21.00 WIB.

Hingga saat ini, redaksi masih mencoba mengonfirmasi informasi yang beredar tersebut, baik kepada Demokrat maupun ke Moeldoko.

Adapun keterkaitan Moeldoko yang diduga hendak mengudeta AHY di kursi pimpinan Demokrat disampaikan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra.

"Berdasarkan pengakuan, kesaksian dari BAP sejumlah pimpinan tingkat pusat maupun daerah Partai Demokrat yang kami dapatkan, mereka dipertemukan langsung dengan KSP Moeldoko yang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat secara inkonstitusional untuk kepentingan pencapresan 2024," kata Herzaky Mahendra.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya