Berita

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin/Net

Politik

Selain Moeldoko, Ini 4 Orang Lain Yang Diduga Jadi Dalang Kudeta Demokrat

SENIN, 01 FEBRUARI 2021 | 19:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gerakan dan manuver politik oleh segelintir kader dan mantan kader untuk mengkudeta Demokrat sampai ke telinga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Disebutkan bahwa ada lima orang yang menggalang kudeta tersebut. Mereka berasal pihak internal dan luar atau eksternal partai, yang dilakukan secara sistematis.

AHY dalam jumpa persnya menyebut bahwa mereka terdiri dari 1 kader Demokrat aktif, 1 kader yang sudah 6 tahun tidak aktif, 1 mantan kader yang sudah 9 tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai, karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan 1 mantan kader yang telah keluar dari partai 3 tahun yang lalu.


Sementara satu lagi adalah non kader partai yang kini menjadi seorang pejabat tinggi pemerintahan.

Untuk nama non kader partai yang kini menjabat sebagai pejabat tinggi pemerintahan sudah terjawab. Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief gamblang menyebut bahwa orang yang dimaksud adalah Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko.

“Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Senin (1/2).

Pernyataan ini selaras dengan apa yang disampaikan Wasekjen DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon bahwa orang tersebut adalah pejabat militer yang pernah dibesarkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sementara Moeldoko adalah panglima TNI yang diangkat di era SBY.

Sementara mengenai kader Demokrat aktif yang turut menggalang kudeta, kabar yang beredar mengerucut pada nama Johny Alen Marbun. Pria yang kini menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat itu memang pernah berbeda pandangan dengan pimpinan pusat saat Pilpres 2019 lalu. Dia terang-terangan menyatakan dukungan kepada Jokowi-Maruf, sekalipun partai menyatakan dukungan pada Prabowo-Sandi.

Sedangkan untuk nama kader yang disebut tidak aktif lagi sejak 6 tahun lalu, kabarnya adalah Marzuki Alie. Mantan ketua DPR RI dari Partai Demokrat tersebut memang sudah menghilang sejak 6 tahun lalu, tepatnya saat gagal lolos ke Senayan pada Pileg 2014. Di tahun 2015, nama Marzuki Alie sudah tidak lagi bercokol di pengurus Demokrat.

Adapun nama kader yang sudah 9 tahun diberhentikan dengan tidak hormat karena kasus korupsi diduga adalah Muhammad Nazaruddin.

Nama Nazaruddin memang sudah tidak asing bagi dunia politik di negeri ini. Pada 9 tahun lalu dia ditangkap di Bogota, Kolombia setelah menjadi buron dalam kasus Wisma Atlet.

Sedangkan nama mantan kader yang sudah keluar sejak 4 tahun lalu diduga adalah Max Sopacua. Di mana nama Max Sopacua memang kerap muncul saat ada gaduh mengenai internal Demokrat. Max Sopacua beberapa kali juga mendengungkan untuk dilakukan Kongres Luar Biasa di tubuh Partai Demokrat.

Namun demikian, belum ada kabar resmi siapa 4 orang di luar nama Moeldoko yang dimaksud AHY sedang menjadi dalang kudeta.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya