Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, instruksikan seluruh kader untuk merapatkan barisan/RMOL

Politik

Siap Tumpas Upaya 'Kudeta', AHY Instruksikan Seluruh Kader Rapatkan Barisan

SENIN, 01 FEBRUARI 2021 | 18:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat tak akan membiarkan upaya pengambilalihan kepemimpinan oleh pihak-pihak tertentu. Seluruh kader telah diinstruksikan untuk merapatkan barisan.

Pasalnya, gerakan politik yang ingin merebut secara paksa kepemimpinan Partai Demokrat yang sah itu adalah sebuah ancaman serius bagi partai.  

Instruksi tersebut disampaikan langsung Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (1/2).


"Kepada seluruh kader Demokrat, saya menginstruksikan untuk merapatkan barisan, dan tetap mempertahankan soliditas yang telah terbangun ini. Serta terus bersatu dan senantiasa memperjuangkan harapan rakyat Indonesia," tegas AHY.

AHY mengatakan, Dewan Kehormatan dan Mahkamah Partai tengah bergerak melalui mekanisme dan proses yang diatur oleh konstitusi partai atau AD & ART, untuk menindaklanjuti laporan terkait gerakan politik tersebut.

Bersamaan dengan itu, AHY juga terus mengonsolidasikan partainya yang tengah menghadapi ancaman serius gerakan 'kudeta' tersebut.

Ia pun bersyukur karena semua pemimpin dan kader Demokrat menolak dengan tegas terkait upaya untuk mendongkel kepemimpinan Partai Demokrat yang sah.

"Saya telah menerima surat pernyataan kesetiaan dan kebulatan tekad, dari seluruh pimpinan di tingkat daerah dan cabang di seluruh Indonesia, untuk tunduk dan patuh kepada Partai Demokrat dan kepemimpinan hasil Kongres V Partai Demokrat yang sah," ucap AHY.

"Dengan kata lain, insyaAllah, gerakan ini dapat ditumpas oleh kesetiaan dan kebulatan tekad seluruh pimpinan, baik di tingkat pusat maupun daerah dan cabang, serta para kader Demokrat lainnya di berbagai wilayah," imbuhnya menegaskan.

Putera sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga berterima kasih kepada para pelapor juga informan terkait adanya gerakan politik inkonstitusional yang ingin mengambilalih kepemimpinan Partai Demokrat. Baik pimpinan daerah dan cabang, maupun para kader lainnya.

"Atas nama pimpinan Partai Demokrat, saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya," tuturnya.

"Kita jangan gentar menghadapi ujian dan tantangan ini, karena meski Demokrat diganggu, justru akan membuat Demokrat semakin kuat. Sejarah mengatakan, tidak ada partai yang kuat, tanpa cobaan yang berat," demikian AHY.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya