Berita

Properti yang dituduh milik Presiden Rusia Vladimir Putin di Laut Hitam/Net

Dunia

Miliarder Rusia Arkady Rotenberg Akui Istana Mewah Di Laut Hitam Miliknya, Bukan Punya Vladimir Putin

MINGGU, 31 JANUARI 2021 | 06:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Miliarder Rusia, Arkady Rotenberg mengakui bahwa istana mewah yang terletak di Laut Hitam merupakan miliknya.

Beberapa waktu lalu, Alexei Navalny menuding properti senilai lebih dari 1,5 miliar dolar AS itu milik Presiden Vladimir Putin.

Dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial, Navalny mengatakan, properti seluas 39 kali luas Monaco itu memiliki rumah seluas 17.691 meter persegi. Di sana terdapat kasino, teater, arena hoki bawah tanah, disko air, dan lounge hookah lengkap.


Video berdurasi dua jam itu juga menampilkan sikat toilet buatan Italia yang masing-masing diperkirakan seharga 700 euro.

Setelah ditonton lebih dari 100 juta kali di YouTube, video tersebut memicu protes besar-besaran di Rusia. Putin telah menyangkal tuduhan tersebut.

Dimuat AFP pada Sabtu (30/1), mantan pemain Judo yang juga sekutu Putin, Rotenberg mengungkap bahwa properti tersebut miliknya.

"Saya telah berhasil mencapai kesepakatan dengan beberapa kreditor dan saya menjadi penerima manfaat dari situs ini," kata Rotenberg.

Rotenberg juga mengatakan ingin mengubah properti itu menjadi hotel apartemen.

“Semuanya dilakukan dengan sangat hati-hati, efisien dan profesional. Saya berharap kami akan menyelesaikan pengerjaan hotel dalam beberapa tahun," ujarnya.

Televisi pemerintah Rusia pada Jumat (29/1) menolak klaim bahwa properti itu dimiliki oleh Putin dan menolak laporan bahwa itu memiliki disko air.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya