Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Selama 10 Tahun Wanita Di Tokyo Menyembunyikan Mayat Ibunya Di Dalam Freezer

SABTU, 30 JANUARI 2021 | 22:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Petugas kebersihan terkejut saat menemukan mayat membeku di freezer di sebuah apartemen di Tokyo. Berdasarkan penyelidikan, mayat itu adalah seorang wanita tua yang selama 10 tahun menghilang.

Pada Jumat (29/1) polisi  menangkap Yuni Yoshino, 48 tahun, putri dari si wanita di dalam freezer, yang sebelumnya menempati apartemen itu.

"Saya tidak ingin keluar dari apartemen itu, tempat saya tinggal selama ini bersama ibu saya," ujar Yoshino di hadapan polisi.


Yoshino mengisahkan, suatu saat dia menemukan ibunya telah meninggal tanpa sebab yang jelas, 10 tahun yang lalu. Takut diusir pihak apartemen jika mengetahui kematian ibunya, dia pun berusaha menyembunyikan mayat ibunya di dalam freezer, alih-alih memberikan pemakaman yang layak, begitu alasan yang dia berikan kepada penyidik, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (30/1).

Polisi  tidak menemukan luka pada mayat yang membeku itu, tetapi penyelidikan masih terus dilakukan sambil terus mencari tahu waktu dan penyebab kematian.

Menurut sumber kantor berita Kyodo, terdakwa tinggal di sebuah kompleks perumahan yang didaftarkan atas nama almarhum ibunya. Yoshino tidak mau melaporkan kematian itu, karena tidak ingin terusir dari rumah itu. Dia tidak punya tempat tinggal lagi.

Pada pertengahan Januari 2021, pihak apartemen memberinya peringatan keras karena terlambat membayar sewa. Yoshino pun akhirnya terpaksa pergi.

Petugas kebersihan mengaku terkejut saat sedang beberes di apartemen yang baru saja dikosongkan setelah Yoshino pergi. Mayat itu dalam posisi yang bengkok dengan ukuran yang pas di freezer.

Yoshino ditangkap di sebuah hotel di kota Chiba, dekat Tokyo, pada hari Jumat (29/1).

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya