Berita

Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan PP GP Ansor, Luqman Hakim/RMOL

Politik

Abu Janda Dilaporkan Ke Polisi, GP Ansor: Beri Kesempatan Polri Bekerja Profesional

SABTU, 30 JANUARI 2021 | 22:43 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor menyerahkan sepenuhnya pada Polri terkait penanganan hukum pada Permadi Arya ataua Abu Janda.

Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan PP GP Ansor, Luqman Hakim mengatakan biarkan para ahli dan yang memiliki otoritas memutuskan kebenaran terkait cuitan Abu Janda yang diindikasikan bernada rasisme.

Kata Luqman, tindakan bernada rasisme sudah dilaporkan DPP KNPI dan penghinaan pada Islam yang kemudian diadukan oleh seorang perempuan.


"Biarlah para ahli dan otoritas hukum yang nanti memutuskan kebenarannya. Apalagi sudah ada pihak yang melaporkan ke Polisi mengenai masalah ini," demikian kata Luqman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (30/1).

Luqman mengimbau pada publik untuk memberi kesempatan pada aparat kepolisian untuk bekerja objektif dan profesional.

Harapan Luqman, masalah yang membuat Abu Janda berurusan dengan kepolisian dapat diselesaikan secara transparan.

"Beri kesempatan Polisi bekerja obyektif dan profesional sehingga masalah ini akan terang benderang dan bisa diselesaikan dengan baik," tandas Luqman.

Abu Janda dilaporkan ke Polisi oleh DPP KNPI karena diduga melakukan tindakan rasisme terhadap aktivis Papua Natalius Pigai.

Abu Janda juga dilaporkan ke Bareksrim Polri karena cuitan dan bernada penistaan agama karena menyebut Islam sebagai agama yang arogan.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya