Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf/Net

Nusantara

Kapolri Tak Setuju Islam Diidentikkan Teroris, Gde Siriana: Awal Yang Bagus

SABTU, 30 JANUARI 2021 | 20:23 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (Infus), Gde Siriana Yusuf mengapresiasi pernyataan tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang tidak setuju jika agama Islam diidentikkan dengan terorisme.

"Tahap awal sudah bagus, tinggal tunggu prakteknya," kata Gde Sriana melalui akun Twitternya, Sabtu (30/1).

Dengan ketegasan itu, menurut Gde akan memupus agenda orang-orang sekitar kekuasaan yang gemar menjual isu Islam radikal, seperti yang terjadi di Pilpres 2014 dan 2019 yang kini membelah rakyat.


Tapi, Gde menegaskan bahwa pernyataan bakal dipercaya publik dengan bertindak. Sebagai ajang pembuktinya ialah dengan membebaskan Habib Rizieq Shihab dan ulama lainnya juga ungkap kasus KM50 sejelas-jelasnyanya dan proses hukum kepada pelaku dan pemberi perintah.

"Janganlah rakyat di PHP terus ketika angin tiba-tiba berubah dengan kerudung SMI (Sri Mulyani) dan statement Kapolri setelah dana wakaf mau dipakai pemerintah," sindir Gde.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya