Berita

Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan PP GP Ansor Luqman Hakim/RMOL

Politik

GP Ansor: Aktivitas Abu Janda Di Medsos Personal, Tidak Mewakili Organisasi

SABTU, 30 JANUARI 2021 | 18:23 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor menegaskan bahwa Permadi Arya atau Abu Janda bukan pengurus GP Ansor.

Penegasan ini disampaikan oleh Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan PP GP Ansor Luqman Hakim merespons pertanyaan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu petang (30/1).

Dijelaskan Luqman, Abu Janda merupakan anggota Banser sejak mengikuti pendidikan Dasar Banser di Magelang, Jawa Tengah beberapa tahun lalu.


Terkait dengan aktivitas Abu Janda di media sosial, Luqman menyatakan tidak mewakili organisasi.

"Sebelum menjadi anggota Banser, Abu Janda sudah aktif di media sosial. Aktivitas Abu Janda di media sosial bersifat personal, bukan mewakili sikap resmi organisasi," demikian kata Luqman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (30/1).

Merespons cuitan Abu Janda yang bernada rasisme hingga berujung pelaporan polisi, Luqman mengatakan, GP Ansor menyerahkan sepenuhnya pada aparat kepolisian untuk bekerja secara profesional.

"Biarlah para ahli dan otoritas hukum yang nanti memutuskan kebenarannya. Apalagi sudah ada pihak yang melaporkan ke Polisi mengenai masalah ini. Beri kesempatan Polisi bekerja objektif dan profesional," tandas pria yang juga Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.

Luqman mengaku, pihaknya sudah menginstruksikan pengurus ranting Ansor Kelurahan Tebet untuk mendatangi Abu Janda. Tujuannya untuk meminta klarikasi dan memberi nasihat agar tidak memicu kontroversi.  

"Sebagai organisasi, kami telah memberi perintah kepada Pengurus Ranting Ansor Kelurahan Tebet agar meminta penjelasan kepada Abu Janda terkait cuitannya yang menimbulkan kontroversi dan sekaligus memberi nasihat kepada yang bersangkutan," pungkas Luqman.

Abu Janda harus berurusan dengan polisi karena dilaporkan DPP KNPI terkait cuitan bernada rasisme terhadap Natalius Pigai.

Abu Janda juga dilaporkan ke Bareksrim Polri karena cuitan dan bernada penistaan agama karena menyebut Islam sebagai agama yang arogan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya