Berita

Aparat berjaga di sekitar lokasi ledakan di dekat Kedutaan Besar Israel di Delhi/Net

Dunia

Kedubes Israel Di India Diteror Bom, Tiga Kendaraan Rusak Ringan

SABTU, 30 JANUARI 2021 | 09:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tiga kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan ringan saat sebuah bom rakitan berintensitas rendah meledak di luar Kedutaan Besar Israel di ibukota India, New Delhi pada Jumat (29/1) malam waktu setempat.

Saluran TV Israel 13 melaporkan bahwa ledakan itu terjadi 50 meter dari kedutaan.

"Perangkat improvisasi intensitas sangat rendah meledak pada pukul 5.05 sore waktu setempat di jalan Abdul Kalam yang sangat aman," kata Polisi Delhi dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (30/1).


"Tidak ada yang terluka, dengan hanya tiga jendela kendaraan yang diparkir di dekatnya yang hancur akibat dampak ledakan itu," lanjut pernyataan tersebut.

Polisi menambahkan, dari laporan awal teror hati Jumat merupakan upaya 'nakal' yang sengaja dilakukan untuk menimbulkan kepanikan.

Media lokal melaporkan bahwa polisi bergegas ke tempat kejadian dan menutup daerah tersebut segera setelah ledakan dan mulai menyelidiki insiden tersebut.

Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal, bersumpah di akun Twitternya bahwa setiap upaya untuk mengganggu perdamaian di ibu kota akan ditangani dengan tegas.

"Prihatin dengan berita ledakan di dekat Kedutaan Besar Israel di Delhi. Agen menentukan sifat dan penyebab ledakan. Untungnya, belum ada korban jiwa yang dilaporkan. Setiap upaya untuk mengganggu ketenangan Delhi harus ditangani dengan tegas," cuitnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Kementerian Luar Negeri Israel mengenai insiden tersebut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya