Berita

Pertemuan Donald Trump dengan politikus Kevin McCarthy./Net

Dunia

Putra Donald Trump Sambut Baik Pertemuan Ayahnya Dengan Kevin McCarthy

SABTU, 30 JANUARI 2021 | 06:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Semangat Donald Trump untuk kembali berpolitik ditunjukkan lewat pertemuannya dengan pemimpin Republik Minoritas Dewan Perwakilan Rakyat, Kevin McCarthy.  

Pertemuan di Palm Beach itu adalah pertemuan untuk pertama kalinya sejak mantan presiden itu meninggalkan Gedung Putih, dan menjadi berita utama yang sedikit mengejutkan.

Putra Donald Trump, Donald Trump JR, memposting foto pertemuan ayahnya dengan McCarthy, lengkap dengan link berita yang memuat pertemuan itu.


"Saya telah melihat secara langsung sejak 2016, Kevin McCarthy telah menjadi pemimpin Partai GOP (Republik) terkuat selama hidup saya," kata Trump Jr dalam cuitannya pada Jumat (29/1).

Trump Jr menyebut bahwa McCarthy begitu dekat dengan ayahnya dan selalu menjadi pendukung kuat.

"Dia selalu berjuang untuk ayahku dan gerakan kami. Bangga menyebut Kevin sebagai teman dan saya senang bekerja sama dengannya untuk mengambil kembali DPR pada tahun 2022!" cuit Trump Jr.

McCarthy adalah salah satu pendukung kuat Trump. Namun, pasca penyerbuan Capitol pada 6 Januari 2021 lalu, anggota Kongres paling senior dari Partai Republik itu mengambil jalannya sendiri, lalu ikut menegur Trump soal kerusuhan itu, seperti dikutip dari Fox News, Jumat (29/1).

McCarthy bahkan dengan sangat lantang mengatakan bahwa, "Presiden memikul tanggung jawab atas serangan gerombolan perusuh pada hari Rabu. Dia seharusnya segera mengecam massa ketika dia melihat apa yang sedang berlangsung."

Setelah pernyataannya itu, McCarthy dijauhi oleh para pendukung Trump. Trump juga menjadi sangat dingin terhadapnya.

Pertemuan kedua tokoh ini jelas menarik perhatian para pengamat.

"Mantan Presiden Trump mengadakan pertemuan yang hangat dan ramah dengan Pemimpin Minoritas DPR Kevin McCarthy (R-Calif.) Pada hari Kamis di Florida," kata staf Trump.

Pertemuan itu terjadi di  tengah ketegangan yang membara tentang bagaimana menyikapi tempat Trump di dalam partai.

"Mantan presiden Trump telah setuju untuk bekerja dengan  McCarthy dalam membantu Partai Republik menjadi mayoritas di DPR," ujar staf Trump.

McCarthy dalam pernyataannya mengatakan bahwa selama pemerintahan Trump, Partai Republik mencapai hasil bersejarah bagi semua orang Amerika.

“Kami dapat melakukan ini karena kami mendengarkan dan memahami keprihatinan sesama warga kami yang telah lama diabaikan. Akibatnya, Republikan menentang para ahli dan media, dengan memperluas koalisi kami yang berkembang di seluruh negeri," kata McCarthy.

"Hari ini, (mantan) Presiden Trump berkomitmen untuk membantu memilih Partai Republik di DPR dan Senat pada tahun 2022."

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya