Berita

Tes PCR Covid-19/Net

Kesehatan

Sudah Lama Sembuh Tapi Tes PCR Masih Positif? Begini Penjelasan Ahli

JUMAT, 29 JANUARI 2021 | 15:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kondisi hasil tes PCR atau polymerase chain reaction positif meski sudah pulih dari Covid-19 kerap dijumpai. Namun mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Penanggung jawab RS Lapangan Indrapura, Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara menjelaskan, PCR hanya tes diagnostik yang berfungsi untuk mendeteksi materi genetik virus.

Dengan begitu, walaupun virus corona baru atau SARS-CoV-2 rusak, sudah menjadi bangkai, maupun masih utuh akan tetap terdeteksi positif Covid-19.


"Setelah virus dirusak oleh sistem imun, terbentuklah antibodi. Virus dan sisanya akan dibersihkan oleh sel fagosit," ujar dr. Nalendra dalam Bincang Sehat bertajuk "Apa Kabar Penanganan Covid-19 di Tanah Air?" pada Jumat (29/1).

Proses tersebut memerlukan waktu. Sehingga hasil tes PCR dapat terus positif hingga kurang lebih tiga bulan setelah sembuh.

Untuk itu, dr. Nalendra menekankan, tes PCR tidak dapat dijadikan patokan untuk menentukan seorang pasien Covid-19 sembuh atau tidak.

"Sembuh atau tidaknya tergantung diagnosis dokter, karena dilihat dari gejala klinis dan pemeriksaan-pemeriksaan lain," lanjutnya.

Selain itu, karena hanya mendeteksi materi genetik virus, maka tes PCR juga tidak dapat membedakan apakah virus masih menular atau tidak.

Masa menular Covid-19 sendiri pada umumnya adalah 10 hingga 15 hari untuk pasien gejala ringan, dan 20 hari untuk gejala berat.

"OTG (Orang Tanpa Gejala) dan isolasi mandiri selama 10 hari, masa menular berkurang 88 persen. Kalau 15 hari isolasi mandiri, biasanya turun 95 persen," tambah dr. Nalendra.

Dengan demikian, walaupun hasil tes PCR positif setelah 3 bulan masa menular, maka kondisi pasien tidak sakit. Seingga, pasien tidak memerlukan isolasi, tidak perlu meminum obat, atau tes PCR berulang.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya