Berita

Kantor Pengubung China di Hong Kong/Net

Dunia

Pererat Kontrol, China Kirim 100 Kader Ke Hong Kong

JUMAT, 29 JANUARI 2021 | 13:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China mempererat kontrolnya terhadap Hong Kong. Sebanyak 100 kader tambahan di kirim ke Hong Kong untuk bekerja di Kantor Penghubung.

Mengutip sumber anonim, South China Morning Post pada Jumat (29/1) melaporkan, Kantor Penghubung Hong Kong juga memperluas tanggung jawabnya, termasuk pengawasan dan implementasi kebijakan.

Para kader baru juga ditugaskan untuk membantu menangani wabah Covid-19, membangun jembatan dengan golongan pemuda yang menggelar aksi demonstrasi pada 2019, serta mengidentifikasi tantangan apa saja yang dimiliki oleh Hong Kong.


Tahun lalu, Beijing juga mengirim sekitar 200 kader, sebagian untuk menggantikan kader lama. Namun pengiriman kader ini menjadi tambahan, meski jumlah totalnya tidak diketahui.

Sumber menyebut, para kader baru memiliki berbagai latar belakang, termasuk media sosial untuk mempersiapkan kembali Hong Kong.

Sumber lainnya mengungkap, para kader sudah melakukan pengarahan, termasuk disipliner, di pusat teknologi Shenzhen sebelum tiba di Hong Kong.

"Pengingat disipliner penting karena kantor penghubung sekarang mempromosikan gaya kerja yang membumi dan mengikuti (disiplin Partai Komunis) adalah prioritas utama," kata sumber itu.

Ketika berada di Shenzhen, mereka juga mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Sejak aksi demonstrasi pada 2019, China semakin memperketat cengkramannya terhadap Hong Kong. Pertengahan tahun lalu, Beijing memberlakukan UU keamanan baru dan gencar menangkap para aktivis serta tokoh oposisi.

China juga membangun Kantor Penghubung untuk menggantikan Kantor Urusan Hong Kong dan Makau.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya