Berita

Mantan asisten Obama, Robert Malley, yang ditunjuk sebagai utusan khusus Iran/Net

Dunia

Biden Tunjuk Mantan Asisten Obama Jadi Utusan Khusus Untuk Iran

JUMAT, 29 JANUARI 2021 | 12:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mantan penasihat utama dalam pemerintahan Obama ini akhirnya dipilih oleh Joe Biden sebagai utusan khusus untuk Iran, setelah sebelumnya terdengar desas-desus soal penunjukkan ini.

Pejabat senior Departemen Luar Negeri, membenarkan laporan Reuters itu, menekankan bahwa penunjukan itu telah dikonfirmasi sejak Kamis (28/1).

Robert Malley pernah bertugas di bidang yang sama pada masa pemerintahan Barack Obama. Ia adalah kunci dari perundingkan perjanjian nuklir Iran.


Penunjukan Malley mendapat kritik dari beberapa anggota parlemen Republik dan kelompok pro-Israel yang beranggapan bahwa Malley akan bersikap lunak terhadap Iran dan keras terhadap Israel. Tetapi sejumlah veteran kebijakan luar negeri mematahkan dugaan itu.

Malley akan ada di garis depan dalam upaya Washington menemukan cara untuk menangani Iran setelah bertahun-tahun hubungan yang memburuk di bawah pemerintahan Donald Trump. Trump telah menarik diri dari kesepakatan nuklir internasional 2015 dengan Teheran dan memberlakukan kembali sanksi ekonomi.

Diplomat tinggi Biden, Anthony Blinken, pada hari Rabu berpegang pada sikap pemerintahan baru bahwa Teheran harus kembali mematuhi kesepakatan nuklir Iran. Blinken menegaskan kembali kebijakan Biden, bahwa jika Iran kembali memenuhi kewajibannya di bawah JCPOA, Amerika Serikat akan melakukan hal yang sama.

Biden mempercayakan Malley, putra dari seorang pakar Iran dan jurnalis terkenal Mesir, untuk menangani masalah itu.

Mallay bukan saja pernah memegang banyak posisi senior di pemerintahan Demokratik Obama, tetapi juga di masa pemerintahan Presiden Bill Clinton dengan fokus pada pembuatan kebijakan Timur Tengah dan Teluk. Malley juga adalah penasihat tim Biden selama kampanye 2020. 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya