Berita

Menhan AS Lloyd Austin/Net

Dunia

Via Telepon, Menhan AS Lloyd Austin Nyatakan Komitmennya Dukung Keunggulan Militer Israel

JUMAT, 29 JANUARI 2021 | 10:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz telah berkomunikasi dengan Menteri Pertahanan AS yang baru diangkat Lloyd Austin, pada Kamis (28/1) malam waktu setempat. Lewat panggilan telepon, keduanya  membahas sejumlah isu termasuk ancaman Iran terhadap stabilitas regional dan kerja sama pertahanan antara kedua sekutu.

Dalam keterangan yang dirilis Kementerian Pertahanan Israel, Gantz memberi selamat kepada Austin atas jabatan barunya dan menyatakan harapannya untuk melanjutkan hubungan profesional yang telah lama terjalin antara kedua negara.

Gantz yang mantan kepala staf IDF, dan Austin pensiunan jenderal Angkatan Darat AS bintang empat, telah saling kenal sejak mereka berdua sama-sama masih berseragam dinas militer.


Dalam panggilan pertamanya itu, Gantz menyoroti pentingnya menghadapi agresi Iran untuk memastikan stabilitas regional. Gantz menggarisbawahi sentralitas dialog yang sedang berlangsung dan koordinasi strategis di setiap tingkatan pertahanan antara kedua negara, seperti dilaporkan Times Of Israel, Jumat (29/1).

Sementara, Austin lebih menekankan kekuatan aliansi pertahanan antara AS dan Israel. Ia menyatakan komitmen Washington untuk mempertahankan keunggulan militer kualitatif Israel di wilayah tersebut.

Panggilan telepon hari Kamis datang sehari setelah Menteri Luar Negeri Gabi Ashkenazi berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS yang baru Antony Blinken, yang pada saat itu merupakan kontak tingkat tertinggi antara Yerusalem dan pemerintahan Amerika yang baru.

Ketegangan di Timur Tengah telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir karena Iran dan pemerintahan AS sebelumnya saling bertukar ancaman jelang berakhirnya masa jabatan Donald Trump sebagai presiden.

Dalam masa itu, Iran juga dianggap melakukan pelanggaran baru terhadap perjanjian nuklir. Langkah agresif Iran diyakini sebagian bertujuan untuk meningkatkan pengaruhnya menjelang negosiasi dengan Biden.

Pemerintahan Biden sendiri telah berjanji untuk berkonsultasi dengan Israel dan sekutunya di Timur Tengah sebelum membuat keputusan terkait Iran.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya