Berita

Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof Ganefri/Net

Nusantara

Rektor UNP Minta JMSI Sumbar Turut Mendorong Perbaikan Dunia Pendidikan

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 23:12 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pembenahan pendidikan yang dimulai dari jenjang pendidikan dasar penting bila ingin mengubah masa depan bangsa untuk lebih baik.

Terlebih, pendidikan dasar baik TK maupun SD yang selama ini menjadi pondasi telah berdampak cukup parah akibat pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Rektor Universitas Negeri Padang (UNP), Prof Ganefri saat menjadi pembicara pada webinar nasional bertema ‘Tantangan Ekonomi Pada Pandemi Covid-19’ yang diselenggarakan dalam rangkaian pelantikan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Barat di aditorium Gubernur Sumbar, Rabu (27/1).


“Sesuai pembagian kewenangan, pendidikan dasar ini merupakan tanggung jawab bupati dan walikota. Jika pemerintah kabupaten dan kota abai, pondasi pengetahuan generasi masa depan kita ini akan bermasalah," kata Prof Ganefri.

Sebagai contoh, ia membeberkan laporan dari Dinas Pendidikan Limapuluh Kota yang mendapati banyak siswa sekolah dasar belum pandai membaca. Hal tersebut pun menjadi persoalan serius di dunia pendidikan.

Ia memaparkan, masalah pendidikan dasar saat ini tak lepas dari Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang tak terlaksana secara sempurna. Berdasarkan survei, terangnya, hanya 50 persen siswa SD yang bisa mengikuti PJJ secara baik.

“JMSI Sumatera Barat mesti ikut mendorong perbaikan di dunia pendidikan kita ini. Karena, keunggulan Sumatera Barat ini sejak dulu adalah sektor sumber daya manusia (SDM) ini,” tegas Prof Ganefri yang juga Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Barat.

Di sisi lain, PPJ di perguruan tinggi baik itu jenjang S1, S2, atau pun S3 secara teknis tidak bermasalah. Namun, PJJ di perguruan tinggi ini berbiaya mahal dibanding pembelajaran tatap muka. Sementara, banyak mahasiswa yang meminta dikuranginya Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester, dengan alasan tidak ada aktivitas belajar mengajar di kampus.

“Prediksi pertumbuhan ekonomi kita juga tak kunjung membaik di tahun kedua pandemi ini melanda Indonesia, sejak Maret 2020 lalu. Angka pengangguran juga terus bertambah. Ini persoalan serius di masa depan,” terangnya.

Kehawatiran ini senada dengan prolog yang disampaikan moderator, Muhammad Taufik. Alumni MTI Canduang itu mengutip laporan lembaga nirlaba Oxfam tentang pandemi Covid-19 yang dipublikasikan di situs web resmi, Selasa lalu (26/1).

“Berdasarkan publikasi Oxfam, pandemi berpotensi meningkatkan kesenjangan kesejahteraan di masyarakat. Artinya, mereka yang kaya makin bertambah kaya, sedangkan yang miskin akan semakin miskin,” ungkap Taufik.

Pelantikan JMSI Sumatera Barat ini dilakukan Sekretaris Jenderal JMSI, Mahmaud Marhaba yang diikuti secara virtual oleh Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa.

Beberapa pembicara juga turut hadir, di antaranya Rektor Universitas Tamansiswa Padang, Sepris Yonaldi; Kepala Dinas Kominfo kabupaten/kota se-Sumbar, Forkopimda, sejumlah pimpinan OPD di Setdaprov Sumbar dan undangan lainnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya