Berita

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas/Net

Politik

Menag Yakin Listyo Sigit Bisa Rawat Toleransi Dan Kenyamanan Ibadah Umat Beragama

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 17:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Apresiasi atas dilantiknya Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis yang telah purna masa tugasnya disampaikan langsung Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Gus Yaqut, begitu sapaan karib Menag, menyatakan bahwa Kementerian Agama siap meningkatkan kerja sama dengan kepolisian. Terutama dalam hal menjamin dan memberikan perlindungan keamanan agar umat bisa menjalankan kegiatannya dengan tenang dan khusyuk.

"Kami menyampaikan selamat kepada Pak Jenderal Listyo Sigit Prabowo, semoga amanah yang diemban bisa terlaksana dengan baik hingga akhir," ujar Gus Yaqut dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (28/1).  


Menurut Gus Yaqut, tekad dan komitmen Jenderal Listyo Sigit yang akan membawa perubahan lembaga kepolisian dengan jargon PRESISI (Prediktif, Transparan dan berkeadilan) menjadi harapan baru bagi masyarakat.

Dia yakin, semangat tersebut bisa diwujudkan dengan mengoptimalkan segala potensi yang ada di tubuh kepolisian.

Ketua GP Ansor ini juga yakin, komitmen tinggi dari Jenderal Listyo Sigit ini memberikan dampak yang positif terhadap umat beragama di Indonesia.

"Kami sangat berharap Pak Listyo Sigit bisa bersama-sama dengan kita semua mewujudkan toleransi beragama agar terus kokoh," tuturnya.

Gus Yaqut menambahkan, diantara persoalan agama yang muncul beberapa waktu terakhir adalah perusakan tempat ibadah, penyerangan tokoh agama, penistaan agama dan pelarangan umat dalam beribadah. Potensi terulangnya kasus serupa di masa mendatang masih terbuka apabila tidak ada langkah antisipasi yang baik.

"Untuk itu kami sangat yakin ketenangan umat dalam beribadah nanti bisa lebih terjamin dan menjadi salah satu fokus program Polri," ucapnya.

Atas dasar itu, kata Gus Yaqut, dibutuhkan kerjasama dan pemahaman yang baik berbagai pihak. Termasuk dengan Kapolri untuk senantiasa terjalin silaturahmi yang hangat dengan para tokoh agama di Indonesia.

"Tak hanya itu, langkah ini juga efektif untuk mencegah aksi kekerasan dan terorisme yang kerap kali memanfaatkan balutan agama," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya