Berita

Pasukan militer Hamas/Net

Dunia

Israel Ancam Para Pemimpin Hamas Agar Tidak Ikut Mencalonkan Diri Pada Pemilu Palestina

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 08:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Israel dilaporkan telah mengeluarkan ancaman kepada para pemimpin Hamas, agar tidak mencalonkan diri dalam pemilihan umum Palestina mendatang.

Hal itu disampaikan seorang sumber Palestina, Hatem Naji Amr dari Hebron dari Tepi Barat selatan, kepada Anadolu Agency pada Rabu (27/1).

Dalam pengakuannya, Amr mengatakan bahwa dirinya dipanggil oleh intelijen Israel pada Selasa (26/1) dan diperingatkan untuk tidak ikut mencalonkan diri dalam pemilihan. Jika mereka melakukannya, Israel tidak akan segan memasukkan mereka yang berafiliasi dengan gerakan perlawanan Islam ke dalam sel tahanan.  


"Mereka mengancam kami dengan hukuman penjara jika kami mencalonkan diri dalam pemilihan partai, suku atau sebagai (calon) independen," kata Amr.

Omar Barghouthi, mantan tahanan dari Ramallah mengatakan dia memiliki pengalaman serupa ketika intelijen Israel memperingatkannya bahwa "mencalonkan diri untuk pemilihan berarti kembali ke penjara."

"Intelijen Israel menganggap kami sebagai pembuat keputusan de facto dan otoritas nyata di wilayah pendudukan," tambahnya.

Pemilihan Palestina dijadwalkan akan digelar akhir tahun ini. Pemilihan akan dimulai dengan pemilihan legislatif pada 22 Mei, diikuti oleh pemilihan presiden pada 31 Juli dan Dewan Nasional pada 31 Agustus.

Pemilu legislatif terakhir diadakan pada tahun 2006 di mana Hamas memenangkan mayoritas suara.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya