Berita

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken/Net

Dunia

Antony Blinken: Dunia Memperhatikan Amerika Serikat, Menanti Apa Yang Akan Terjadi Selanjutnya

KAMIS, 28 JANUARI 2021 | 06:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri AS yang baru dilantik, Antony Blinken, mengatakan  bahwa dunia saat ini tengah memperhatikan Amerika Serikat (AS) dan menantikan apa yang akan terjadi selanjutnya. Untuk itu ia ingin menunjukkan bahwa AS bisa berjaya.

Menandai hari pertama, Blinken bertekad untuk memperbaiki hubungan dengan mitra global, sambil mengatasi perubahan iklim, erosi demokrasi, dan masalah kompleks lainnya.

“Dunia sedang memperhatikan kita sekarang. Mereka ingin tahu apakah kita bisa menyembuhkan bangsa kita. Mereka ingin melihat apakah kita akan memimpin dengan kekuatan teladan kita… dan apakah kita akan menghargai diplomasi dengan sekutu dan mitra kita untuk memenuhi tantangan besar di zaman kita,” ujarnya, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (27/1).


Blinken juga mengatakan bahwa tempatnya bekerja saat ini sangat berbeda dengan yang dia tinggalkan ketika dirinya menduduki posisi sebagai nomor dua di kantor tersebut, pada masa kepemimpinan Presiden Barack Obama.

"Saya tahu bahwa Departemen Luar Negeri yang saya masuki hari ini tidak sama dengan yang saya tinggalkan empat tahun lalu," kata Blinken.

Banyak yang berubah, menurutnya. Sebagaimana dunia yang telah berubah, departmen yang ia masuki juga telah berubah.

Blinken, seorang diplomat veteran yang dekat dengan Presiden Joe Biden yang baru dilantik, dikonfirmasi oleh Senat 78-22 pada hari Selasa dan telah berjanji untuk bekerja secara bipartisan dalam merumuskan kebijakannya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya