Berita

Presiden Joko Widodo saat disuntik vaksin tahap kedua/Net

Kesehatan

Jokowi Pastikan 181,5 Juta Masyarakat Tetap Gratis Mendapatkan Vaksin

RABU, 27 JANUARI 2021 | 12:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Vaksinasi untuk sekitar 70 persen dari total populasi masyarakat Indonesia dipastikan gratis oleh Presiden Joko Widodo.

Hal itu disampaikan kembali oleh Jokowi melalui Jurubicara Presiden, Fadjroel Rachman, melalui siaran pers yang diterima wartawan, Rabu (27/1).

"Sekali lagi, Presiden  menegaskan bahwa vaksinasi Covid-19 untuk sekitar 181,5 juta masyarakat ini diberikan secara cuma-cuma," ujar Fadjroel.


Sebagai bukti keberlanjutan program vaksinasi ini, Fadjroel mengatakan pagi tadi Jokowi bersama dengan pejabat pemerintahan dan tokoh agama serta tokoh masyarakat, telah melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 untuk doses yang kedua, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Katanya, hal serupa juga dilakukan bergulir di seluruh Indonesia yang diikuti kepala daerah provinsi, kabupaten dan kota beserta tokoh agama dan tokoh masyarakat di 34 provinsi di Indonesia.

"Ini bersamaan dengan dimulainya vaksinasi untuk 1,4 juta tenaga kesehatan di seluruh Indonesia sebagai garis depan dalam perang global memutus mata rantai pandemi Covid-19," ungkapnya.

Melalui vaksinasi kedua ini, Fadjroel menambahkan, Kepala Negara kembali memberikan kepastian kepada seluruh masyarakat Indonesia mengenai kesucian dan kehalalan vaksin sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Selain itu, juga menegaskan mengenai tingkat keamanan dan keefektifan vaksin yang digunakan sesuai standar internasional, yaitu telah mendapat izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Kemudian setelah vaksinasi kedua ini, Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan  masyarakat untuk menaati protokol kesehatan," katanya.

"Meski sudah divaksinasi, tetap jangan lupa protokol kesehatan dijaga secara disiplin. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, karena kuncinya ada di situ," demikian Fadjroel Rachman menutup.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya