Berita

Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel/Net

Dunia

Priti Patel Tangkis Pernyataan Mantan Pejabat Tinggi Soal Aturan Karantina Inggris

RABU, 27 JANUARI 2021 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel, menegaskan bahwa saat ini Pasukan Perbatasan Inggris siap menjalani tugasnya dalam 'Pemeriksaan Kepatuhan 100 Persen' terhadap orang-orang yang baru tiba di negara itu.

Mereka yang baru tiba diwajibkan untuk mengikuti karantina sesuai dengan peraturan baru pemerintahan Inggris untuk menjaga penyebaran virus corona baru.

Pernyataan Patel yang dilontarkan pada Selasa (26/1) itu ditanggapi oleh mantan menteri tenaga kerja Dame Angela Eagle yang meragukan bahwa perintah itu bisa berjalan dengan baik.  


“Layanan Jaminan Isolasi saat ini tidak memeriksa semua orang yang diwajibkan untuk melakukan karantina. Jadi, bagaimana Menteri Dalam Negeri dapat meyakinkan kita bahwa penegakan aturan baru ini dijalankan dengan baik dan sesuai? Yang ada malah pelanggaran, bukan ketaatan," kata Eagle, seperti dikutip dari The Guardian, Selasa (27/1).

Patel pun menjawab, “Tentang Pasukan Perbatasan, jika saya diijinkan memberikan jaminan kepada wanita terhormat yang tepat, saat ini telah memenuhi pemeriksaan kepatuhan 100 persen."

Patel mengatakan, para petugas bandara akan bekerja semaksimal mungkin. Semua penumpang akan diperiksa saat datang. Jajarannya akan bekerja sama dengan bandara dan pelabuhan untuk melakukan pemeriksaan terhadap penumpang yang masuk ke negara itu.

Perdana Meteri Boris Johnson akan membahas lebih dalam lagi terkait karantina untuk para pelancong yang tiba ke Inggris. Mereka yang baru tiba akan dikarantina di hotel sesuai aturan Covid-19 yang diberlakukan di Inggris.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya