Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Sudah 3 Bulan Tak Dibayar Pemerintah, Rumah Sakit Hadapi Kondisi Sulit

SELASA, 26 JANUARI 2021 | 15:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jumlah kasus Covid-19 di Jakarta masih terus meroket setiap harinya. Alhasil, stok ruang isolasi di rumah sakit Jakarta pun makin menipis.

Menurut Sekjen Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), Ichsan Hanafi, penggunaan tempat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) sudah cukup tinggi.

"Untuk tempat tidur isolasi dan ICU sudah di atas 80 persen," ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (26/1).


Tantangan yang dihadapi pihak rumah sakit saat ini tidak hanya soal kesanggupan menambah kapasitas tempat tidur perawatan pasien Covid-19.

Lebih jauh lagi, tantangan lainnya juga datang dari sisi keuangan rumah sakit, lantaran Pemerintah tak kunjung membayar klaim biaya perawatan pasien.

"Kita harus akui, kita kan saat ini berusaha mengikuti surat edaran yang dikeluarkan pemerintah untuk menambah kapasitas tempat tidur. Cuma kan buat menambah itu kita perlu dana. Nah kami harap, pembayaran klaim yang kami ajukan segera dibayarkan," jelasnya.

Ichsan pun membeberkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat soal pembayaran klaim ini.

"Kita sudah sampaikan. Tapi memang kelihatannya dari Departemen Keuangan belum turun," sambungnya.

Ia pun berharap Pemerintah dapat segera membayarkan klaim-klaim yang tertunda tersebut, yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah pada pertengahan atau akhir Februari.

"Dari November-Desember belum dibayar ya. Jadi sudah tiga bulan kurang lebih sampai hari ini. Kondisi saat ini cukup berat. Kami berharap pemerintah segera mencairkan klaimnya," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya