Berita

Diskusi virtual RMOL World View bertajuk "Langkah AS Pada Pemerintahan Baru" yang digelar pada Senin, 25 Januari 2021/Repro

Dunia

Syaifullah Tamliha: Indonesia Menunggu Janji Joe Biden Untuk Mengakui Kemerdekaan Palestina

SENIN, 25 JANUARI 2021 | 17:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia menantikan Presiden Amerika Serikat (AS) yang baru, Joe Biden untuk mewujudkan janji-janji kampanyenya terkait pengakuan kemerdekaan Palestina.

Anggota Komisi I DPR RI, Syaifullah Tamliha menyampaikan, Indonesia berharap agar janji kampanye Biden tersebut dapat diwujudkan. Meskipun Biden telah menegaskan tidak akan mencabut keputusan untuk menetapkan Kedutaan Besar AS di Yerusalem.

"Yang kita harapkan dari Biden adalah janji-janji kampanye dia akan mengakui kemerdekaan Palestina sebagai sebuah negara yang merdeka dan berdaulat," ujarnya dalam diskusi virtual RMOL World View bertajuk "Langkah AS Pada Pemerintahan Baru" yang digelar pada Senin (25/1).


Jika Biden sudah memberikan pengakuan bagi kemerdekaan Palestina, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menuturkan, Indonesia dapat meningkatkan hubungan dengan Palestina.

"Kita kan sudah punya Konsul Kehormatan di Ramallah, Palestina. Nah kita harapkan kalau Biden mengakui kemerdekaan Palestina, maka Indonesia menjadi negara pertama yang membuka Kedutaan Besar di ibukota Palestina," lanjutnya.

Dalam kampanyenya, Biden mengatakan akan mendorong perundingan antara Israel dan Palestina untuk mencapai solusi dua negara.

Selama pemerintahan mantan Presiden Donald Trump, AS telah memberlakukan sejumlah langkah yang dikritik oleh Palestina karena dianggap dilakukan secara sepihak. Salah satunya terkait Kesepakatan Abad Ini yang dikenalkan Trump pada awal 2020.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya